IMCNews.ID, Jambi - Satu lagi tahanan yang kabus dari lapas khusus anak Sungai Buluh, Muara Bulian, Kabupaten Batanghari diciduk.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, Kamis (16/12/2021) mengatakan, penangkapan dilakukan tim gabungan Polda Jambi bersama Polres Batanghari.
Tahanan yang diamankan adalah Rikhi Evalino yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Dia diamankan petugas pada pukul 13.00 WIB di daerah Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.
"Hari ini, sekitar jam 13.00 WIB tadi, satu orang tahanan kabur telah berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polda Jambi bersama Polres Batanghari dan anggota di lapangan terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah kaki Rikhi karena mencoba melarikan diri," katanya.
Penangkapan terhadap Rikhi dilakukan setelah mendapatkan informasi bahwa beberadaan seorang tahanan kabur pada Selasa (14/12/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.
Tim gabungan mendapat informasi Rikhi berada di daerah Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.
Mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju ke tempat daerah tahanan yang melarikan diri tersebut untuk melakukan penyelidikan. Setelah dua hari melakukan penyedilikan, tim akhirnya mengetahui tempat persembunyian tahanan tersebut.
Tim gabungan kemudian melakukan pengerebekan tempat persembunyian tahanan kabur tersebut di Perum Javanas Recidence, Desa Simpang Sungei Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.
Saat dilakukan penangkapan tersangka mencoba melawan dan terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.
Dengan ditangkapnya satu lagi tahanan yang kabur tersebut, berarti masih ada dua lagi tahanan yang kabur dari LPKA Muara Bulian yang belum tertangkap. (IMC01)
Ada Apa di TUKS-TUKS Talang Duku? 70 Persen Batu Bara Jambi ke PLN Diduga Lewat Sini
60, 3 Ribu Hektare Lahan Rusak Akibat PETI, Ivan Wirata: Alarm Darurat Bagi Jambi
Karhutla Kembali Terjadi di Kumpeh, Upaya Pemadaman Terus Dilakukan
Karhutla di Sungai Gelam Kian Meluas, 170 Hektare Lahan Terbakar
FGD Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi, FKPT Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Karhutla di Jambi, Perhutanan Sosial dan Tata Kelola Hidrologi Gambut Berbasis KHG Harus Dievaluasi