Tim Gabungan Tangani Karhutla di Desa Manis Mato

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:40:07 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Desa Manis Mato, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (30/9/2026).

Tim gabungan yang terdiri dari Regu Pemadam Kebakaran (RPK) unit usaha APP group PT Wirakarya Sakti (WKS), bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), PT EWF, TNI, dan Polri langsung turun berupaya menjinakkan api.

Api melahap tutupan lahan berupa serasah, belukar, dan tanaman sawit. Awalnya tim melakukan pemantauan indikasi kebakaran diperoleh melalui pemantauan drone.

Selanjutnya temuan itu ditindaklanjuti dengan pengecekan serta pengerahan personel dan peralatan ke lapangan.

Tim juga mengerahkan satu unit mesin Tohatsu, lima roll fire hose berukuran 1,5 inci, satu unit nozzle, satu set peralatan manual, tiga unit sepeda motor, serta satu unit kendaraan double cabin untuk mendukung pemadaman dan mobilisasi di lokasi.

Kepala Humas PT WKS, Taufik Qurochman mengatakan penanganan kebakaran di Desa Manis Mato menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi berbagai unsur dalam merespons kejadian karhutla.

“Pengendalian karhutla membutuhkan kerja bersama. Ketika indikasi kebakaran ditemukan, kecepatan verifikasi, kesiapan personel dan peralatan, serta koordinasi di lapangan menjadi penting agar api dapat segera ditangani dan tidak meluas, termasuk ke area yang lebih rentan seperti lahan gambut,” ujar Taufik.

Menurut Taufik, pihaknya akan terus mendukung langkah bersama pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, dan unsur terkait lainnya melalui patroli, pemantauan, serta kesiapan sumber daya di lapangan.

“Kolaborasi perlu terus diperkuat, karena penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Yang utama adalah memastikan seluruh unsur dapat bergerak dan berkoordinasi dengan cepat ketika dibutuhkan,” tambahnya.

Pemanfaatan drone turut mendukung deteksi dini dan pemantauan wilayah, sehingga informasi dari lapangan dapat segera diverifikasi dan menjadi dasar penentuan langkah penanganan. (*)



BERITA BERIKUTNYA