IMCNews.ID, Jakarta - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah berjalan. Pembangunannya melibatkan 270 investor menurut Badan Otorita IKN.
Semuanya telah menyatakan berminat untuk melakukan investasi.
Bukan hanya investor lokal, namun juga ada investor dari luar negeri. Dikutip dari CNBC Indonesia, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Agung Wicaksono menjelaskan, dari ratusan investor yang menyatakan minatnya, 10 investor dari perusahaan swasta telah melakukan aksi.
Mereka telah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan.
"Ada konsorsium 10 perusahaan, pokoknya jumlahnya masih bisa terus bertambah, karena semua sudah proses menuju titik akhir," kata Agung.
Menurutnya, 10 investor yang telah melakukan groundbreaking itu adalah perusahaan swasta dalam negeri. Nilai investasi yang dilakukan oleh konsorsium itu mencapai Rp 40 triliun.
Dari paparan Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) akan melakukan groundbreaking pembangunan mall, hotel dan perkantoran pada 21 September 2023.
Di balik konsorsium ASG ini ada nama-nama investor kakap, di antaranya, Agung Sedayu Group (Sugianto Kusuma), Salim Group (Anthony Salim), Sinarmas Group (Franky Widjaja), Pulau Intan (Pui Sudarto), Grup Djarum (Budi Hartono), Wings Group (Wiliam Katuari), Adaro Group (TP Rahmat/Boy Tohir), Barito Pacific (Prajogo Pangestu), Mulia Group (Eka Tjandranegara), dan Grup Astra (Soeryadjaya). (*)
Wagub Sani Harap Lulusan Stiteknas Ubah Potensi Daerah Jadi Nilai Tambah
Masa Jabatan Komisioner KI Jambi Diperpanjang Sampai Terpilih Komisioner Baru
Ketua DPRD dan Wali Kota Jambi Ajukan Permohonan Cabut Blokir Zona Merah Pertamina
Komisi III DPRD Kota Jambi Bahas Polemik Sampah, Penutupan TPS dan Iuran Pengangkutan Disorot
DPRD Kota Jambi Respon Keluhan Masyarakat Doal Pengelolaan Sampah
RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Terus Perjuangkan Nasib P3K