Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjabtim

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:14:32 WIB

IMCNews.ID, Muarasabak - Gubernur Jambi Al Haris, membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjung Jabung Timur, bertempat di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT 1) Tanjung Jabung Timur, Kamis (30/07/2026).

Dia berharap siswa yang diterima di SRT 1 agar bisa memanfaatkan sekolah ini dengan sebaik baiknya dan tekun belajar.

Lewat program Presiden RI Prabowo Subianto ini semua fasilitas sekolah dipenuhi secara gratis.

Adapun tema dalam kegiatan ini adalah "Melangkah Bersama Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah Melalui Pendidikan Yang Merata".

Gubernur Al Haris menyampaikan SRT 1 menjadi ruang pendidikan inklusif bagi anak-anak di wilayah Tanjung Jabung Timur.

Ia menekankan pentingnya peran sekolah dan masyarakat dalam membimbing generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

“Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak. Peran orang tua, guru, dan masyarakat sangat menentukan perkembangan karakter dan prestasi mereka,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyinggung berbagai tantangan sosial yang dihadapi sebagian keluarga termasuk kondisi ekonomi dan kondisi rumah tangga.

Sehingga pentingnya sinergi antara pemerintah, keluarga, dan lembaga pendidikan untuk menyelamatkan dan membina anak-anak dari dampak masalah sosial.

Untuk itu, ia meminta perhatian penuh agar anak-anak tetap mendapatkan pendidikan, perlindungan, serta kesempatan beraktivitas positif seperti pengajian, olah raga, dan kegiatan kreatif lain yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Gubernur Al Haris mengingatkan kepada para orang tua untuk terus mengawasi dan mendampingi anak-anaknya.

Ia berpesan agar anak-anak diberi kesempatan belajar dengan baik, menjaga kesehatan, dan mengembangkan keterampilan agar kelak mampu mandiri dan produktif.

“Kepada anak-anak, jadilah generasi yang berakhlak, rajin belajar, dan percaya diri. Kepada orang tua, dampingi dan beri motivasi yang positif,” ucapnya.

Dikatakan Gubernur Al Haris, sebagai salah satu program pemerintah pusat, Sekolah Rakyat merupakan instrumen strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, merdeka secara intelektual, dan produktif secara ekonomi.

Menurutnya penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi masyarakat marginal di Indonesia adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

“Kita semua menyadari bahwa masih banyak anak bangsa yang belum mendapatkan akses pendidikan berkualitas, baik karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, maupun berbagai kerentanan lainnya. Oleh karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut, khususnya dalam pemerataan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia," katanya.

"Saya mengucapkan selamat kepada ananda sekalian yang telah berhasil menjadi bagian dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjung Jabung Timur. Manfaatkan kesempatan berharga ini sebaik-baiknya. Sekolah ini hadir sebagai ruang belajar yang memberikan kesempatan bagi ananda untuk mengembangkan potensi diri melalui ilmu pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini menjadi langkah awal bagi ananda untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami aturan, serta mengetahui hak dan kewajiban sebagai peserta didik. Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar ananda dapat menjalani proses pembelajaran dengan optimal," lanjutnya.

Dia menyampaikan jika siswa yang diterima di sekolah itu telah melalui proses seleksi yang ketat oleh tim panitia. Data penerimaan tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan.

“Tahun lalu ada satu kelas dengan 50 orang. Tahun ini ada 270 orang, total semuanya 320," ungkapnya.

Ia berharap agar para siswa dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah disiapkan dengan baik.

Lengkapnya fasilitas fisik SRT 1 mendapat perhatian khusus, selain ruang belajar yang layak, sekolah ini juga dilengkapi asrama, fasilitas warga sekolah, dan sarana pendukung lain yang menurutnya berkualitas sangat baik.

“Dari mulai tempat sekolah yang luar biasa, kemudian juga asrama yang bagus, kemudian juga ada tempat warga-nya juga bagus, lengkap semuanya. Jadi ini tidak ada lagi yang lebih bagus," sebutnya.

Gubernur Al Haris juga menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung keberlangsungan asrama.

Ia meminta orang tua bersikap ikhlas dan tidak sering mengunjungi sehingga mengganggu proses adaptasi dan pembiasaan anak di asrama.

“Orang tuanya harus juga ikhlas. Karena ini asrama, jangan mereka nanti sering datang malah menjadikan anak-anak yang tidak betah nantinya. Untuk itu diimbau agar kunjungan dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh sekolah,” imbaunya.

Kepada para guru dan pengelola, Gubernur Al Haris memberi amanat kuat untuk menjalankan tugas mendidik dengan penuh tanggung jawab.

“Yakinkan dengan semua guru di sini, dan insya Allah mereka akan bertugas dengan baik, mendidik anak-anak dengan baik. Kita juga berharap lulusan sekolah ini nantinya menjadi generasi yang berakhlak dan siap berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Soal keamanan dan perlindungan anak selama tinggal di asrama turut mendapat perhatian. Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa telah diatur keberadaan wali asrama untuk memastikan kebutuhan anak terpantau, termasuk saat tidur dan bangun.

Sekolah juga menyiapkan mekanisme pelaporan dan pengawasan, termasuk rencana pemasangan CCTV untuk memantau keseharian siswa.

“Ada wali asrama, nanti pastikan anak-anak itu sebelum tidur ada yang mengawasinya sampai dia tidur. Dan paginya, subuh, lihat lagi anak-anak," pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VIII Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA) menilai lewat program ini, anak-anak kini bisa mengenyam pendidikan tanpa dibebani biaya, sekaligus menerima perlengkapan sekolah secara gratis.

“Sejak program dijalankan, pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar pendidikan ditanggung negara. Mulai dari biaya pendaftaran, SPP, seragam, buku, alat tulis, hingga tas sekolah diberikan langsung kepada siswa,” kata HBA. (*)



BERITA BERIKUTNYA