Peternakan Sapi Wo Domen Disemprot Disinfektan

Kamis, 14 Juli 2022 - 19:44:34 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 7 ekor sapi peternakan Wo Domen, dilakukan pemeriksaan dan penyemprot disinfektan dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK). Di Rt 19, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

Domen pemilik Peternakan Sapi mengatakan, dilakukan penyemprot supaya Sapi di sini sehat dan terhindar dari penyakit PMK yang mana sempat menghebohkan peternak.

"Kami terima kasih terhadap dinas peternakan sudah melakukan penyemprotan sehingga bisa terhindar oleh virus PMK, selama sapi yang keluar dari tempat kami tidak ada yang terserang penyakit,"kata Domen.

Kemudian, kata Domen sedangkan untuk pengaruh dalam pedang dan peternakan sangat lah pengaruh baik itu penjualan dan kepercayaan pembeli.

"Tapi untuk sapi kita Alhamdulilah tidak ada yang terserang virus PMK sehingga selama ini tidak ada sapi kita yang mati,"jelasnya.

Lebih lanjutnya, untuk saat ini permintaan dari konsumen pada momen dua hari nak lebaran idul adha itu permintaan meningkat."Kami sampai kekurangan pasokan sapi dan untuk harga sapi itu rata rata 17 juta lebih,"tutupnya.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi drh. Rospita Pane mengatakan sudah menyemprot desinfektan di kandang Peternakan sapi milik warga di kota Jambi. Melakukan surveilan kepada peternak dan pedagang setelah idul adha supaya.

"Kita melihat dan menjaga, supaya PMK tidak masuk. Sehingga tidak ada yang masuk PMK di kota Jambi,"katanya, pada Kamis (14/7).

Dalam survei berapa bulan ini tidak diketahui ada indikasi PMK, di Kota Jambi."Alhamdulillah untuk selama survei tidak ada kasus kita juga tidak menargetkan hanya bersifat insidentil saja dan saat ini kita sudah lakukan pengecekan itu di 4 peternak,"jelasnya.

Lebih lanjutnya, untuk peternak sapi saat ini tidak ada yang terkonfirmasi positif PMK sementara ini. "Kalau jumlah kasus itu pada bulan juli diterima sebanyak 200 lebih kasus diterima dinas kesehatan hewan kota Jambi, dan saat ini sudah 100 persen penyembuhan, sedangkan untuk ketersediaan obat pemerintah Kota Jambi mengalokasikan khusus akan tetapi belum ada terealisasikan,"tutupnya. (IMC02)



BERITA BERIKUTNYA