Warga Batanghari Diminta Waspada, Tak Beraktifitas Sendirian di Kebun

Teror Harimau Berlanjut, Sapi Warga Dimangsa

Jumat, 25 Maret 2022 - 09:26:01 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Harimau sumatera kembali meneror warga Kabupaten Batanghari. Kali ini si Raja Hutan itu menyerang seekor sapi warga Desa Mekar Sari, Merbau II RT.08 Kecamatan Bajubang.  Sapi betina tersebut ditemukan tewas dengan kondisi bokong  luka parah dimangsa (digigit) harimau berukuran dewasa. 

Pemilik Sapi, M Anas mengatakan, kejadian ini diketahuinya pada Kamis pagi (24/3) di lahan kebun karet miliknya. Pada saat kejadian, Anas mengaku sempat melihat langsung harimau tersebut memangsa sapinya dari jarak kurang lebih 30 meter.

"Kejadian saya ketahui pada pukul 06.00 Wib pagi tadi (kemarin). Saat itu saya bersama bapak mau menyadap karet. Sekalian memantau sapi nya yang berada di kebun tersebut,"katanya

Namun, lanjut Anas, saat dicek ternyata sapi yang berjumlah enam ekor sudah berhamburan dari titik lokasi diikat. Dia lalu mencari sapi sapi tersebut. "Beberapa ekor saya temukan. Tapi di tempat terpisah ada dua ekor sapi yang terpantau mau di mangsa harimau. Satu ekor sapi indukan berhasil selamat. Namun, satu ekor lagi sapi berumur 9 bulan terlihat sedang digigit harimau pada bagian bokongnya, dengan posisi sudah tergeletak,"ungkapnya.

Anas juga menjelaskan, pada saat kejadian ternyata harimau mengetahui kedatangan dia bersama bapaknya."Boleh dibilang kami berpapasan langsung. Melihat kami, harimau itu langsung pergi meninggalkan sapi tersebut. Dia berjalan menuju arah barat atau arah Bajubang,"katanya.

"Kami melihat langsung harimau itu dari jarak yang tidak terlalu jauh. Harimau itu diperkirakan berukuran (panjang) dua hingga tiga meter, atau berukuran dewasa. Harimau itu saat kami lihat, hanya sendirian,"tambahnya.

Melihat kejadian tersebut,  Anas mengaku tidak langsung mendatangi sapi yang sudah dimangsa tersebut. Dia mencari warga lain yang juga menyadap karet di sekitar lokasi kejadian. Ketika mereka cek, kondisi bokong (bagian sekitar ekor) sapinya sudah hancur. Juga terlihat ada bekas gigitan pada bagian leher.

"Kami juga melihat jejak kaki harimau disekitar sapi yang dimangsa itu. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak desa setempat. Informasinya, juga sudah dilaporkan langsung ke BKSDA Provinsi Jambi,"terangnya.

 "Kami  juga mendengar BKSDA meminta sapi tidak dipindahkan. Supaya pihak BKSDA lebih mudah mengidentifikasi. Memasang perangkap dan kamera trap di sekitar lokasi kejadian,"tambahnya.

Anas berharap pemerintah atau pihak terkait segera mengatasi masalah terror harimau ini. Karena kejadian ini semakin meresahkan warga. Sebab sebagian besar masyarakat wilayah tersebut beraktivitas di dalam kebun.

Menurut keterangan pemilik sapi, hingga Kamis siang pihak BKSDA belum tiba di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi dan memasang perangkap. 

Sebelumnya, Pada Senin (21/3), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi menemukan jejak harimau di Desa Batin, Kecamatan Bajubang. Si raja hutan itu dicurigai berkeliling di area perkebunan kelapa sawit. Kemudian, harimau juga memangsa sapi warga di Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, Batanghari. Sampai saat ini, si raja hutan itu belum berhasil ditemukan. 

BKSDA mengimbau warga di sekitar lokasi agar tidak melakukan aktivitas sendiri-sendiri di kebun. Warga juga diminta untuk selalu berwaspada. "Kita saat ini akan terus aktif. Tim juga selalu cepat bergerak jika ada laporan dari warga terkait Harimau. Kita menghimbau warga yang akan ke kebun jangan sendirian. Jika kebun sudah tumbuh semak belukar, segeralah dibersihkan untuk antisipasi. Kita curiganya harimau ini berkeliling," katanya. (*)

 



BERITA BERIKUTNYA