Harimau Berkeliaran di Batanghari Ditemukan Jejak di Perkebunan Sawit, Warga Diminta Hati hati

BKSDA : Warga Diminta Waspada Saat ke Kebun

Kamis, 24 Maret 2022 - 09:53:19 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Warga Batanghari diminta waspada. Karena Harimau Sumatera diyakini masih berkeliaran di wilayah kabupaten tersebut. Yang teranyar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi menemukan jejak harimau di Desa Batin, Kecamatan Bajubang. Si raja hutan itu dicurigai berkeliling di area perkebunan.

Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Jambi, Didik Bangkit Kurniawan mengatakan jejak harimau itu ditemukan tim di lapangan setelah menerima laporan dari warga. Jejak tersebut diduga kuatnya adalah jejak harimau Sumatera.

"Jejak harimau itu ditemukan tim pada Senin (21/3). Jejak tersebut sudah mengering.  Dikawasan perkebunan kelapa sawit. Ada beberapa jejak. Namun kita belum bisa memastikan, apakah itu jejak harimau yang sama di Desa Aur kemarin atau berbeda. Kita masih telusuri. Yang jelas, kalau melihat ukurannya, itu jejak harimau yang sudah dewasa," kata Didik. 

Berdasarkan pantauan camera trap yang dipasang di lapangan, Didik mengatakan belum tampak tanda-tanda harimau itu berkeliaran di perkebunan tersebut. Kamera yang dipasang KSDA berada di Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, Batanghari, Jambi.

" Kamera trap kita pasang di Desa Lopak Aur karena ada hewan ternak sapi warga yang dimangsa harimau. Namun, sampai saat ini belum ada pantauan harimau itu di lokasi. Malah sekarang jejaknya ditemukan di lokasi berbeda," jelasnya.

BKSDA mengimbau warga di sekitar lokasi agar tidak melakukan aktivitas sendiri-sendiri di kebun. Warga juga diminta untuk selalu berwaspada. "Kita saat ini akan terus aktif. Tim juga selalu cepat bergerak jika ada laporan dari warga terkait Harimau. Kita menghimbau warga yang akan ke kebun jangan sendirian. Jika kebun sudah tumbuh semak belukar, segeralah dibersihkan untuk antisipasi. Kita curiganya harimau ini berkeliling," katanya.

Seperti diberitakan, sebelumnya harimau memangsa sapi warga di Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, Batanghari. Sampai saat ini, si raja hutan itu belum berhasil ditemukan warga dan BKSDA. Meski demikian, , warga dan tim KSDA sempat menemukan puluhan jejaknya yang berkeliaran di lokasi perkebunan itu. (*)

 



BERITA BERIKUTNYA