Pembatasan Pembelian Solar 30 Liter untuk Truk Berlaku Mulai Hari Ini, Begini Aturannya

Senin, 08 November 2021 - 05:59:01 WIB

Antrean truk di SPBU. (ist)
Antrean truk di SPBU. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 30 liter di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jambi mulai berlaku hari ini, Senin (8/11/2021).

Walikota Jambi, Sy Fasha telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor DG.00.02/886/SE/2021 tentang pembatasan ini  tertanggal 3 November 2021 yang mulai berlaku efektif, Senin (8/11/2021).

Dalam SE tersebut dijelaskan, penggunaan bahan bakar solar untuk setiap kendaraan roda 6 atau lebih dalam SPBU wilayah Kota Jambi dibatasi maksimal pembelian 30 liter dalam 1 hari.

Namun pembatasan itu dikecualikan bagi kendaraan angkutan bahan-bahan esensial kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya dalam SE tersebut juga dijelaskan untuk pembelian bahan bakar di SPBU dalam Kota Jambi tidak diperkenankan keluar (antrean) dari area SPBU.

"Pengaturan tersebut menjadi tanggungjawab pihak SPBU. Pembatasan pembelian BBM Jenis solar untuk kendaraan roda 6 atau lebih tersebut mulai berlaku Senin besok (hari ini)," kata Kepala Diskominfo Kota Jambi, Abu Bakar.

Pembinaan dan pengawasan akan dilakukan oleh tim terpadu Pemerintah Kota Jambi bersama TNI-Polri.

Sebelumnya Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan, berdasarkan hitungan balai transportasi darat, mobil batubara yang melintas di Kota Jambi lebih kurang 4.000 mobil per hari. Belum lagi mobil angkutan sawit.

Banyaknya jumlah angkutan tersebut menjadi penyebab antrean panjang pembelian solar di SPBU dalam Kota Jambi. Sehingga diambil kebijakan pembatasan.

Menurut Fasha, untuk mobil truk sembako, ekspedisi, travel tidak dilakukan pembatasan. Mereka diperbolehkan mengisi sesuai kebutuhan.

“Akan kita turunkan personil di tiap-tiap SPBU untuk menjaga dan mengawasi pendistribusian oleh operator SPBU,” jelasnya.

Mekanisme penerapan pembatasan tersebut, akan ada tim gabungan TNI/Polri dan Pemkot Jambi untuk melakukan penjagaan di SPBU. Petugas berjaga diatur tiga shif. Mereka akan mengawasi, kerja operator SPBU dan juga antrean truk-truk.

“Banyak keluhan menumpuknya truk-truk. Juga membuat warga Kota Jambi tidak kebagian solar. Ditambah lagi, banyak truk yang modifikasi ukuran tangki. Pertamina tidak menambah kuota solar,” katanya.

Jika nantinya ada SPBU yang nakal, Fasha meminta agar Pertamina menghentikan pasokan solar ke SPBU tersebut. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA