IMCNews.ID, Jambi - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi menyebut masih ada orang tua yang belum memberikan izin anaknya untuk menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
"Masih ada yang memilih sekolah di rumah. Tapi itu hak mereka, sekolah atau guru tetap melayani. Kami berharap para orang tua yang belum mengizinkan anaknya untuk PTM ini, lama kelamaan akan berubah pikiran. Karena pelaksanaan PTM ini berjalan lancar, kemudian siswa yang mengikuti juga senang. Kami berharap dalam waktu dekat semuanya bisa ikut PTM dan tidak ada yang daring lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi.
Menurutnya, pihaknya telah melakukan evaluasi pelaksanaan PTM. Kini mereka tinggal menunggu instruksi Mendagri terbaru terkait penetapan status level penanganan Covid-19.
BACA JUGA : 59,30 Persen Masyarakat Telah Divaksin Dosis Pertama
"Kalau turun ke level satu, tentu jam belajar akan kita tambah. Kalau betul-betul terkendali, kita maunya sekolah normal seperti biasa," sebutnya.
Dari hasil evaluasi itu, sejak sekolah dibuka pada 4 Oktober lalu, Dinas Pendidikan Kota Jambi belum menerima laporan adanya siswa ataupun tenaga pengajar yang terkena Covid-19.
Jika kasus Covid-19 terkendali, serta hasil evaluasi menunjukkan kesehatan dan keselamatan peserta didik dan tenaga kependidikan yang tinggi ditambah dengan penurunan level atau tanpa level, tentu pemerintah akan melonggarkan sistem pembelajaran pada siswa.
"Kalau indikator itu tercapai tentu bisa sekolah seperti biasa. Kegiatan ekstrakurikuler juga bisa kita izinkan untuk dibuka," cetusnya.
Sementara itu, berdasarkan data update Covid-19 Kota Jambi pada 7 November ini, menunjukkan ada 5 pasien yang masih menjalani masa pemulihan. Jumlah itu menurun drastis jika dibanding pada 4 Oktober lalu. (IMC01)
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu