IMCNews.ID, Sengeti - “Jalan Mulus Cuma Mimpi” menjadi ungkapan warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang kecewa karena jalanan rusak di lingkungannya tak kunjung diperbaiki.
Bahkan warga menyatakan bahwa jalanan rusak sudah menjadi tradisi. Buntut dari kekecewaan itu, warga menanam pohon pisang di jalanan rusak sepanjang kurang lebih 1 km.
Jalanan tersebut tampak dipenuhi lubang besar yang memanjang di hampir seluruh badan jalan.
Kondisi jalanan yang rusak dengan lubang menganga itu disebut dapat membahayakan keselamatan warga dan pengendara.
Kepala Desa Talang Belido Fadli, mengatakan jalan yang ditanami pohon pisang berada di RT 05 dan merupakan jalan kabupaten.
Menurut dia, warga telah lama menunggu perbaikan jalan, namun hingga kini belum terealisasi.
Aksi penanaman pohon pisang itu, merupakan inisiatif warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
“Betul, itu bentuk protes warga. Jalan itu kewenangan Kabupaten,” ungkapnya. (*)
Golkar Jambi Bagikan 1.150 Kantong Daging Kurban ke Masyarakat Dalam Momen Idul Adha
Pemprov Jambi Kembali Buka Program Beasiswa S1 Untuk 500 Peserta, Ini Jadwalnya
Kejati Jambi Sembelih 14 Ekor Sapi dan Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat
Kejari Terima Pelimpahan Kasus Rudapaksa Oknum Anggota Polda Jambi
Gubernur Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 930 Kilogram di Jambi
Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan