Wagub Sani Pastikan Stok dan Harga Pangan Jambi Aman Jelang Puasa dan Lebaran

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:46:08 WIB

Wagub Sani bersama satgas pangan Provinsi Jambi melakukan sidak harga dan ketersediaan sembako di Pasar Angso Duo.
Wagub Sani bersama satgas pangan Provinsi Jambi melakukan sidak harga dan ketersediaan sembako di Pasar Angso Duo.

IMCNews.ID, Jambi – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan pokok di Provinsi Jambi dalam kondisi aman dan terkendali, khususnya menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Hal tersebut disampaikannya usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) harga dan stok pangan di Pasar Angso Duo Baru, Kota Jambi, bersama Wakapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, unsur Forkopimda, Bulog, Bank Indonesia, dan instansi terkait, Rabu (18/2/2026) pagi.

Wagub Sani menyampaikan bahwa stok pangan strategis di Jambi masih mencukupi untuk dua hingga tiga bulan ke depan.

“Beras insya Allah masih tersedia sekitar 23.000 ton. Minyak goreng mencapai 1 juta liter, gula pasir 23 ton, jagung sekitar 600 ton, daging sekitar 4 ton, dan terigu 1 ton. Artinya kita optimis kesiapan ketersediaan bahan pangan pokok di Jambi dalam 2–3 bulan ini aman,” ujarnya.

Wagub Sani menegaskan, keberadaan Bulog turut menjaga stabilitas harga agar tetap sesuai standar pemerintah dan tidak melampaui harga pasaran.

“Kita yakin harga tetap dalam koridor normal dan stabil,” tegasnya.

Meski demikian, Wagub Sani mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, seperti cabe rawit merah yang mencapai Rp.90.000 per kilogram.

Telur ayam ras berada di kisaran Rp.27.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp.2.500 per butir, telur bebek Rp.2.000 per butir, serta daging beku sekitar Rp.80.000 per kilogram.

“Kalau pun terjadi lonjakan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Kami akan melakukan langkah-langkah pengendalian harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional, Rina Syawal yang turut mendampingi Wagub menjelaskan bahwa pihaknya bersama Satgas Saber Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan terus melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah di Jambi.

Menurutnya, pemantauan telah dilakukan di Sungai Penuh, Kerinci, Merangin, Sarolangun, hingga Kota Jambi. Secara umum harga relatif stabil, meskipun terdapat kecenderungan kenaikan pada komoditas daging ayam di beberapa kabupaten.

“Kami memantau harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dan harga acuan penjualan. Jika ditemukan harga tinggi, kami telusuri hingga ke pemasok atau produsen. Di dalam Satgas ini ada unsur Kepolisian untuk menindak jika terjadi pelanggaran,” jelas Rina.

Ia mencontohkan, di Kabupaten Merangin ditemukan harga Minyakita di atas Rp.15.700. Satgas bersama aparat penegak hukum langsung menelusuri kemungkinan penyebabnya, termasuk rantai distribusi yang terlalu panjang.

“Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, Satgas Pangan juga memasang spanduk daftar harga resmi di pasar-pasar pantauan agar konsumen mengetahui harga acuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran melalui hotline yang telah disediakan,” ujar Rina.

Pemerintah melalui Satgas Saber turut menyampaikan informasi resmi terkait batas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat konsumen.

Beberapa komoditas yang diatur antara lain beras premium Rp15.400 per kilogram, beras medium Rp14.000, beras SPHP Rp13.100, gula konsumsi Rp17.500, telur ayam ras Rp30.000, daging ayam ras Rp40.000, serta Minyakita Rp15.700.

Ketentuan harga tersebut mengacu pada regulasi terbaru tahun 2024–2025 dan bertujuan menjaga stabilitas harga serta melindungi konsumen.

Pemerintah juga menyiapkan intervensi seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta memperbanyak mitra Rumah Pangan Kita (RPK) melalui Bulog.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi optimistis stabilitas harga dan ketersediaan pangan tetap terjaga menjelang momentum hari besar keagamaan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Lebaran dengan tenang.

Berdasarkan hasil pemantauan di pasar, harga sejumlah komoditas terpantau masih relatif stabil, diantaranya cabe merah Rp35.000 per kilogram, cabe rawit hijau Rp25.000 per kilogram, ayam ras sekitar Rp40.000 per kilogram, serta daging sapi berkisar Rp120.000 hingga Rp150.000 per kilogram tergantung kualitas.

Bawang merah berada di angka Rp34.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000, Minyakita Rp15.700 per liter, beras medium kemasan 5 kilogram sekitar Rp60.000, dan gula konsumsi Rp17.000 per kilogram. (*)



BERITA BERIKUTNYA