IMCNews.ID, Muarasabak - Kemunculan buaya di dekat pemukiman membuat warga Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) resah.
"Sudah beberapa kali kami melihat buaya terlihat di kanal sekunder (parit), di depan rumah. Terkadang buaya itu naik ke jalan," kata warga Desa Rantau Rasau II, Ade Remanto, Sabtu (17/1/2026).
Menurutnya kemunculan buaya di parit itu terpantau setelah kejadian banjir luapan Sungai Batanghari.
"Anak-anak yang biasanya memanfaatkan kanal parit untuk bermain (mandi) sekarang jadi takut, kami minta pemerintah mencari solusi untuk menghalau keberadaan buaya di desa kami," harapnya.
Camat Rantau Rasau, Muhammad Yani menjelaskan bahwa kemunculan buaya jenis senyulong (tomistoma schlegelii) terjadi di sejumlah desa.
Berdasarkan laporan dari kepala desa dan warga, buaya senyulong dalam sepekan terakhir telah terlihat di tiga lokasi seperti di desa Bangun Karya, Pematang Mayang dan Marga Mulya.
Kemungkinan buaya ini berpindah (migrasi) akibat luapan air banjir yang terjadi di Kabupaten Tanjabtim.
Makanya dia mengimbau warga, khususnya anak-anak tetap waspada dan tidak mendekati kanal.
"Sejauh ini kita baru bisa mengimbau masyarakat, mengingat tindak penghalauan wewenang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," ungkanya. (*)
Intervensi BI Tak Cukup, Kepercayaan Pasar Kunci Stabilitas Rupiah
Pastikan Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
PPDB Tingkat SMA dan SMK Telah Dibuka, Tersedia 52.495 Kuota, Ini Tahapannya
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemerintah Pada Kontigen Pesparawi Jambi
Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Dunia di Makkah Akibat Gagal Ginjal
Keluarga Diimbau Tak Jemput Jamaah di Asrama Haji, Ini Alasannya