IMCNews.ID, Jambi - Maraknya kasus penculikan anak turut menuai respon dari Gubernur Jambi, Al Haris.
Ia mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap lingkungannya.
"Kita melihat mereka (orang tua) sering lalai, kalau mereka bekerja okelah ada keluarga yang urus. Kadang-kadang hanya handphone saja dilihat lama-lama lupa anaknya," katanya, Sabtu (15/11/2025).
Dia meminta lembaga pendidikan anak usia dini melakukan pengawasan serius termasuk melengkapi kamera pengawas.
Selain itu, kerja sama antara orang tua dan pemilik tempat penitipan anak juga sangat penting untuk mengurangi risiko.
"Kemudian saling kontak antara orang tua dan pemilik penitipan anak, untuk mengurangi resiko,” imbuhnya.
Sebelumnya viral penculikan anak di Makassar yang akhirnya ditemukan di wilayah Merangin, Provinsi Jambi.
Dari penyelidikan polisi terungkap jika korban yang baru berusia 4 tahun berulang kali dijual dengan harga variatif.
Korban terakhir dijual ke Kabupaten Merangin dengan harga Rp80 juta. Beruntung polisi berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat. (*)
RUPST PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
Jadi Barometer, Komisi I DPRD Bengkulu Bahas Penguatan Kelembagaan & Sengketa dengan KI Jambi
Wamen Imipas Diduga Sudah Dapat Jatah Pengurusan Izin Tinggal WNA Sejak Jabat Dirjen Imigrasi
Seorang Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Akibat Serangan Jantung di Makkah
Faried Tegaskan DPRD dan Pemkot Jambi Terus Perjuangkan Warga Terdampak Zona Merah
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Wagub Sani Lantik Dewan Hakim MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi