IMCNews.ID, Jambi - Tiga daerah di Jambi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tiga daerah ini memiliki luasan lahan gambut yang besar.
"Yang paling rawan tentunya daerah yang punya tanah gambut, seperti Kabupaten Tanjab Timur, Tanjab Barat dan Kabupaten Muaro Jambi," kata Kadishut Provinsi Jambi Andri Yusar.
Menghadapi musim kemarau, tiga daerah ini menjadi perhatian khusus. Di samping daerah lainnya juga.
Menghadapi ancaman karhutla tahun 2025, Dinas Kehutanan telah menyiapkan pompa air portable sebagai peralatan pendukung saat dibutuhkan. Termasuk juga menyiagakan personel Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP).
Lalu ada tambahan kelompok binaan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA).
"Masyarakat ini (MPA) yang paling dekat dengan lahan, jika terjadi kebakaran bisa lebih cepat mengatasi sebelum membesar. Api yang kecil-kecil bisa langsung dipadamkan. Sama-sama kita imbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar," imbuhnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi siaga darurat karhutla.
Hal ini ditandai dengan kegiatan apel pasukan di halaman Makorem 042/Gapu pada Kamis (19/6/2025). (*)
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
Prabowo Targetkan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.800 Hingga 17.500
PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
Tiga Awak KM TS Daya Niaso Tewas Keracunan Gas Saat Perbaikan di Pinggiran Sungai Batanghari
Dua Terdakwa Korupsi DAK Rudi Wage dan Wawan Divonis Lebih Berat Dari Tuntutan Jaksa
Bidpropam Polda Jambi Hadiri Peringatan Ulang Tahun Denpom II/2