IMCNews.ID, Jambi - Proyek fisik yang dibangun dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Provinsi Jambi baru terealisasi sebesar 55,24 persen. Angka yang masih sangat rendah.
Data itu diungkap oleh Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jambi Burhani AS belum lama ini.
“Sampai September baru penggunaan DAK untuk fisik itu baru Rp514,92 miliar atau 55,24 persen,” ungkapnya.
Padahal, total pagu DAK fisik pada 2024 ditetapkan sebesar Rp932,23 miliar. Menurutnya DAK fisik 2024 tidak akan tersalur secara optimal akibat gagal kontrak pada tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Tujuh kabupaten/kota tersebut, kata dia, tidak mampu mengontrakkan seluruh paket pekerjaan yang direncanakan sampai batas akhir pembayaran DAK fisik tahap pertama.
"Sampai akhir tahun tidak bisa terserap," katanya.
Burhani menyebutkan total besaran dana DAK fisik yang gagal terserap tersebut mencapai Rp5,36 miliar.
Tujuh daerah yang gagal melakukan kontrak pekerjaan itu diantaranya Kabupaten Sarolangun, Bungo, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Kerinci, Muaro Jambi, dan Kota Jambi.
Dana yang tidak terserap itu akan kembali ke kas negara. Hal ini akan mempengaruhi besaran DAK fisik tahun depan karena memiliki pengalaman pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan.
Berikut data realisasi DAK fisik tiap Kabupaten/Kota termasuk Pemerintah Provinsi Jambi:
Buka Rapat Timpora Tingkat Provinsi Jambi, Wagub Sani: Perketat Pengawasan Orang Asing
MK Putuskan Gugatan Soal Ijazah Gibran Tak Dapat Diterima, Tapi…
Satgas Kerahkan Waterbombing dan Alat Berat Atasi Karhutla Tahura Orang Kayo Hitam
Soal Anggaran, Al Haris Ingatkan OPD Untuk Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Dukung Swasembada Pangan, Satbrimob Polda Jambi Manfaatkan Lahan Tidur Buat Kolam Ikan & Berkebun