IMCNews.ID, Jambi - Banjir dan longsor di Provinsi Jambi awal 2024 ini telah melanda sebanyak 576 desa. Data itu terungkap saat rapat koordinasi penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Provinsi Jambi.
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Kamis (25/1/2024) lalu dihadiri Deputi BNPB Fajar Setiawan.
Dia menyebut, 576 desa itu berada di 87 Kecamatan. Cuaca ekstrem sebagaimana diketahui masih terus terjadi sampai saat ini.
Bahkan, Sabtu (27/1/2024) kemarin banjir bandang melanda Kerinci. Air dari Gunung Kerinci bercampur material menjadi bandang dan merendam kawasan Kayu Aro, tepatnya di Kecamatan Gunung Tujuh. Sudirman mengatakan, lewat BMKG kondisi cuaca terus dipantau.
Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait dari semua daerah untuk menyediakan peralatan, melakukan penanganan darurat, evakuasi korban terdampak, mendirikan tempat pengungsian, dapur umum dan pos pelayanan kesehatan.
Sudirman mengakui ketersediaan bantuan logistik saat ini sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir di beberapa daerah.
Tapi bantuan logistik yang ada telah didistribusikan BPBD Provinsi Jambi ke Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Kota Jambi, Kabupaten Merangin, Sarolangun, Bungo, Tebo, Batanghari dan Tanjab Timur serta Muaro Jambi.
"Untuk bantuan warga yang terdampak banjir sudah terdistribusi ke 10 kabupaten/kota yang meliputi bantuan paket kebersihan keluarga, perlengkapan makan, lauk pauk dan lainnya," katanya. (*)
Judol Diduga Dikendalikan Dari Perumahan TNI Terbongkar, 11 Orang Diamankan
Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Dikerahkan ke Lapangan
13 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Diganti, Ini Daftar Namanya
DPRD Kota Jambi Desak Andrew’s Party Mart Lengkapi Izin, Tunda Operasional
DPRD Kota Jambi Soroti Videotron di Depan BW Luxury, Singgung Soal Izin dan Tata Ruang