IMCNews.ID, Jambi - Happy new years, selamat menyambut tahun baru 2024. Kata-kata ini jamak kita jumpai dalam berbagai platform media sosial dalam beberapa hari ini.
Kalimat ini sebagai bentuk kesiapan menghadapi tahun yang penuh harapan untuk hidup lebih baik lagi. Termasuk di Jambi sendiri, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor menilai sebagai tahun penuh harapan untuk tumbuh lebih baik.
Ada beberapa hal yang menjadi sorotan PW GP Ansor Jambi dalam merefleksi momen pergantian tahun kali ini. Jika melihat di tahun 2023, situasi Provinsi Jambi secara umum lebih kondusif jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Baik di tingkat kabupaten maupun provinsi secara umum.
"Namun kita melihat bagaimana keberhasilan pemerintah provinsi dan penegak hukum cukup sukses mengawal keamanan di tahun 2023. Jambi kondusif dan aman ini tentu sebuah prestasi yang kita harapkan akan terus dirawat di tahun 2024," kata Abdul Kharis Ma'mun, ketua PW GP Ansor Jambi, Senin (1/1/2024).
Namun, keberhasilan mengawal keberagaman dan kerukunan beragama di Jambi diperkirakan akan lebih berat di tahun 2024. Menurut dia, potensi besar ini bisa muncul dari isu yang akan dimainkan oleh oknum tertentu di tahun pemilu. Berkaca pada pesta demokrasi sebelumnya, bagaimana isu keberagaman dan kerukunan acap kali mengganggu kestabilan keamanan.
"Karena itu kami berharap pemerintah tidak lengah, karena tantangan untuk menjaga kondusifitas di tahun ini pasti lebih berat. Karena itu kita butuh kekompakan, saling bersinergi bagaimana menjaga ini semua dan GP Ansor Jambi tentu siap jika dibutuhkan," ujarnya.
Disisi lain, Sofiwi memuji keberhasilan Gubernur Jambi dalam menjalin komunikasi antar lembaga. Ini terbukti bagaimana pendekatan Al Haris, dengan pemerintah pusat bisa terjalin begitu baik.
Bukan hanya itu saja, Gubernur Jambi bahkan diundang dalam pertemuan pada COP28 (Conference of Parties) atau pertemuan para pihak membahas kerangka kerja PBB dalam mengatasi krisis iklim di Dubai, November 2023 lalu.
"Malah pada waktu itu Gubernur Jambi menjadi salah satu yang diundang untuk berbicara di hadapan forum, saya kira ini luarbiasa," ujar Syofiwi.
Sisi lain yang perlu menjadi catatan untuk perbaikan di tahun 2024 adalah bagaimana mengawal pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Provinsi Jambi. Secara statistik pertumbuban ekonomi di bawah kepemimpinan Al Haris terus mengalami pertumbuhan. Mengacu pada data statistik pada triwulan III tahun 2023 pertumbuhan ekonomi di Jambi kenaikan 2,59 persen.
Bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan III wulan yang sama ditahun 2022 dengan tingkat pertumbuhan mencapai 4,90 persen (YoY). Namun GP Ansor Pimpinan Wilayah Jambi menilai pemerintah terus berupaya meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi. Termasuk persoalan inflasi harga kebutuhan pokok yang kadang muncul diluar dugaan.
Mengenai hal ini Habibi, wakil ketua PW GP Ansor Jambi menilai perlu menjadi perhatian serius dalam strategi pembangunan ekonomi lebih lanjut.
"Secara pertumbuhan keamanan, tingkat toleransi kerukunan kita sangat baik. Kita punya Gubernur yang cakap dalam membangun hubungan ke pemerintah pusat. Termasuk dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi kami melihat, pemerintah Provinsi juga harus punya strategu untuk mengatasi inflasi kebutuhan bahan pokok ditingkat regional, kami yakin ini bisa diatasi," pungkasnya. (*)
Prabowo Targetkan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.800 Hingga 17.500
PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
Tiga Awak KM TS Daya Niaso Tewas Keracunan Gas Saat Perbaikan di Pinggiran Sungai Batanghari
Dua Terdakwa Korupsi DAK Rudi Wage dan Wawan Divonis Lebih Berat Dari Tuntutan Jaksa
Korupsi Kredit BNI, Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Divonis 6 Tahun Penjara
Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingkig dengan Kemenhub
Angkutan Batu Bara Resmi Dilarang Lewat Jalan Umum, Keputusan Rakor Gubernur Bersama Forkompinda