IMCNews.ID, Jakarta - Harga minyak dunia tak lagi bergejolak pada 2024 mendatang. Hal itu diungkap oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Pada perdagangan Kamis (21/12/2023), harga minyak mentah WTI tercatat diperdagangkan melemah 0,55% di posisi US$73,81 per barel.
Begitu juga dengan harga minyak mentah brent dibuka lebih rendah atau turun 0,88% ke posisi US$79 per barel.
Lantas, apakah harga pertalite pada 2024 bakal turun dari harga yang dibaderol saat ini senilai Rp10 ribu? Soal ini, Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyebut harga pertalite belum ada kemungkinan untuk turun.
Kata dia, harga minyak mentah dunia yang masih di level US$ 79 per barel. Diterangkannya, jika perhitungan harga jual Pertalite mempertimbangkan harga minyak mentah dunia dan kurs Rupiah terhadap Dollar Amerika (US$).
"Sekarang harganya (minyak mentah) masih US$ 79 (per barel), itu nanti ekuilibriumnya kan harus pada harga minyak tertentu dan kurs juga tertentu, itu yang akan jadi bahasan Kemenkeu," katanya, Jumat (27/12/2023) dilansir dari CNBC Indonesia.
Namun dia menyebut akan memperhitungkan kembali harga jual BBM bersubsidi jenis pertalite jika harga minyak mentah menyentuh level US$ 60 per barel.
"Kan dulu kita bilangnya berapa kan US$ 60-an ke bawah kan. Dulu waktu itu kursya berapa ya," ujar Arifin. (*)
Sekda Provinsi Sudirman Ditetapkan Sebagai Komisaris Utama Bank Jambi Dalam RUPS-LB
Polda Jambi Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Anggota Dalam Kasus Rudapaksa
Lifter Jambi Raih Lima Emas di Kejuaraan Nasional di Bandung
Ketua DPRD Kota Jambi Usulkan Pramuka Jadi Jalur Prestasi Masuk Sekolah ke Mendikdasmen