IMCNews.ID, Jambi - Kemacetan angkutan batu bara kembali terjadi di wilayah Mendalo dan Tempino beberapa malam terakhir.
Pasalnya, masyarakat di Jalan Lingkar Selatan baru membolehkan angkutan batu bara lewat di atas pukul 21.00 WIB.
Menyikapi ini, Ditlantas Polda Jambi langsung mengambil tindakan. Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi mengatakan, jam operasional angkutan batu bara dirubah guna menghindari penumpukan angkutan batu bara.
"Besok (hari ini, red), kita ubah pola manajemen angkutan batu bara. Angkutan dari Sarolangun baru boleh bergerak jam 7 malam, untuk dari wilayah Batanghari jam 8 malam, termasuk juga untuk di kantong parkir," katanya, Minggu (21/5/2023) kemarin.
Kemudian, angkutan batu bara di Muarojambi baru boleh bergerak mulai jam 21.00 WIB. Untuk itu, Kombes Dhafi meminta agar perusahaan transportir untuk memberitahu para sopir mengenai peraturan baru ini.
"Jika hal ini tidak diterapkan dan masih terjadi kemacetan, maka operasional angkutan batu bara kita hentikan. Ini untuk menyikapi adanya aduan dari masyarakat dan untuk menghindari kemungkinan konflik," tegasnya.
Ditegaskan Dirlantas, jika para sopir masih bergerak di jam 18.00 WIB, maka operasional angkutan batu bara akan dihentikan mulai Selasa atau Rabu mendatang.
"Informasi ini saya harapkan dapat disampaikan kepada para sopir angkutan batu bara, agar dapat dilaksanakan," tegasnya. (*)
Apresiasi Peran Polantas, Jurnalis di Jambi Berbagi Tali Asih
Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum dan Berikan Dukungan Pembangunan Pesantren
Ivan Wirata Soroti Pengelolaan Sampah di Kota Jambi, Dorong Evaluasi Skema Tarif
Peredaran Narkotika Ro1,85 Miliar Berhasil Digagalkan, 53.000 Ekstasi dan Cartridge Diamankan
Faried Soroti Kinerja DLH Kota Jambi, Sebut Sosialisasi Soal OPBM Tak Masif