IMCNews.ID, Jambi - Ada dua cara mengatasi kemacetan yang diakibatkan aktivitas angkutan batu bara di Provinsi Jambi menurut Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto.
Dua solusi itu disampaikan Edi saat menjadi narasumber pada kegiatan Seminar Nasional Pengelolaan Pertambangan Batubara berbasis Kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi, Rabu (10/5/2023) kemarin.
Menurut Edi, cara yang pertama adalah stop aktivitas tambang batu bara di Provinsi Jambi. Kemudian yang kedua adalah jalan khusus angkutan batu bara.
Dia menilai, tambang batu bara harusnya memberikan banyak dampak positif bagi daerah. Bukan justru menguntungkan sejumlah pihak saja.
"Bicara tentang kaitan batu bara dan dampak lingkungan termasuk juga dampak kesejahteraan masyarakat, kita tunggu supaya terjadi perbaikan-perbaikan dalam hal pengaturan batubara," katanya.
Edi mengaku menerima banyak masukan dalam diskusi itu. Salah satunya agar adanya percepatan jalan khusus serta dibentuknya panitia khusus (pansus) batu bara.
"Kalau memang sudah tidak bisa diatur ya di stop dulu. Termasuk juga ada dorongan bikin Pansus tadi," sebutnya.
Soal pansus batu bara, Edi mengaku akan mengkonsultasikannya dengan anggota DPRD Provinsi Jambi yang lain.
"Itu tentu kita akan cermati, kita diskusi dengan teman-teman DPRD, kalaupun memungkinkan akan segera kita buat (pansus)," pungkasnya. (IMC01)
Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingkig dengan Kemenhub
Jalin Sinergi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Sambangi KI
Gubernur Al Haris Serahkan Keputusan Tapal Batas Batang Hari-Muaro Jambi ke Kemendagri
Daftar 29 Nama Peserta Lelang Jabatan Eselon II di Lima OPD di Pemprov Jambi
Lapas Jambi Musnahkan Puluhan Ponsel Hasil Razia Blok Hunian Warga Binaan
Banyak Istri Banyak Gugat Cerai Suami Akibat Faktor Ekonomi dan Orang Ketiga