IMCNews.ID, Jambi - Sepanjang 2022 Pengadilan Agama (PA) Kelas I A Kota Jambi menangani 1.486 kasus. Paling banyak masalah perceraian yang mencapai 1.249 kasus.
"Sebanyak 949 merupakan cerai gugat dan 300 cerai talak," kata Humas PA Kelas I A Kota Jambi, Idris, Selasa (9/5/2023).
Jika melihat data itu, katanya, justru banyak istri yang banyak menggugat cerai suami.
"Dari 949 gugatan cerai, 877 kasus dikabulkan pengadilan, 65 dicabut penggugat dan sisanya digugurkan dan ditolak pengadilan," jelasnya.
Faktor yang melatarbelakangi gugatan cerai yang dilakukan istri karena ketidakcocokan serta tidak harmonisnya rumah tangga. Hal itu semua berakar dari masalah ekonomi.
"Masalah ekonomi ini banyak sekali menyumbang gugatan cerai di Jambi," katanya.
Selain itu, adanya orang ketiga alias perselingkuhan juga menjadi penyebab banyaknya istri menggugat cerai suami. Lalu, pengunaan obat-obatan terlarang juga menjadi latar belakang gugatan. (*)
Ribuan Nopol Kendaraan Diblokir Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Lahan Konsesi Terbakar, Dua Perusahaan Dibidik Polda Jambi Terkait Karhutla
Gubernur Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 Dalam Rangka HUT TNI Ke-81
Febrie Adriansyah Diserahkan ke JPU Kejari Jaksel, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Malahayati Tidak Membagikan Sapi Limosin: Ketika Analogi Sejarah Perlu Diuji
Atlet Petanque Jambi Topan Satria Dipanggil Ikuti Seleksi World Cup 2026
Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Cegah Pernikahan Dini