IMCNews.ID, Kerinci – Seorang pendaki Gunung Kerinci asal Medan terjatuh saat akan turun gunung. Akibatnya korban harus ditandu oleh sejumlah petugas evakuasi, karena tidak sanggup berjalan. Informasi yang diperoleh, korban merupakan wanita. Dia terjatuh saat turun dari shelter 1.
Petugas Pos Pemantau Gunung Kerinci di R10, Dudung mengatakan penyelamatan pendaki asal Medan yang cedera tersebut dimulai Sabtu malam (30/7) sampai Minggu dengan (31/7). "Korban asal dari Medan tapi bekerja di Jambi. Kita mulai evakuasi dari pukul 21.30 WIB Sabtu malam sampai pukul 02.45 WIB, Minggu dini hari. Kondisi korban stabil. Tapi tidak bisa berjalan,"jelasnya, Senin (1/8) kemarin.
Dia menyebutkan penyelamatan dilakukan dengan ditandu. Karena pendaki tersebut tidak bisa berjalan. "Penyebab insiden tersebut karena kakinya kram sehingga terjatuh dan tidak bisa berjalan. Di kaki kanan sedikit luka lebam,’’ katanya.
Dia menceritakan kronologisnya, sekitar pukul 20.15 WIB, pada Sabtu malam (30/7) salah seorang pengelola penginapan menghubungi tim evakuasi. Memberi informasi tamu mereka mengalami trobble di gunung Kerinci. Korban sempat terjatuh saat turun dari Selter 1. Kondisi kaki kanan luka lecet dan Lebam sehingga tidak dapat berjalan.
Pada saat kejadian turun hujan, sehingga tim evakuasi mengalami langkah harus ditandu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Korban juga harus dibungkus dengan slepping bag dan diapit dengan matras agar tidak terbentur benda lain karena trek gunung sangat ekstrim.
"Tim sampai di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB dan turun sampai penginapan pukul 02.36 dalam keadaan selamat. Korban langsung mendapat penanganan medis," pungkasnya. (*)
Diperkirakan Dihadiri Ribuan Massa, Pengurus PAN se Provinsi Jambi Dilantik Lusa Oleh Zulhas
Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Aktivitas Ilegal Pemicu Banjir di Sarolangun
Pekerjakan Pembantu Sekarang Tak Bisa Sembarangan, Harus Lapor RT
Gubernur Minta Sudirman Benahi Layanan Bank Jambi dan Kejar Target Kemandirian
Edi Purwanto Dorong Perbaikan Jalan Padang Lamo dan Rantau Rasau Lewat APBN
BPK Ungkap 251 IUP Tambang Beroperasi Tanpa RKAB, Jambi Diduga Masuk Daftar Bermasalah
Tak Direkomendasikan Kemenkes, Pembangunan RS Talang Banjar Dihentikan