IMCNews.ID,Jambi - Kondisi Kanit Resmob AKP Johan Silaen, kian membaik setelah melakukan operasi di rumah sakit Raden Mattaher malam kemarin. Serta saat ini sudah di pindahkan ke rumah sakit Bhayangkara Jambi, jalani perawatan intensif.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara AKBP Yandiko mengatakan bahwa saat ini untuk kondisi AKP Silaen sudah membaik.
"Iya benar, membaik kondisi sudah bisa bicara hanya belum bisa makan,"katanya, Rabu (11/5) di RS Bhayangkara Jambi.
Kemudian,AKP Silaen tidak terkena organ vital yang berbahaya, sehingga disaat melakukan pengecekan untuk jalani operasi kondisi tubuhnya stabil.
"Jadi yang dikhawatirkan oleh rekan karumkit bahwa tombak ini sudah berkarat. Alhamdulillah secara medis sudah dibersihkan supaya tidak ada inpeksi,"kata AKBP Yandiko.
Lebih lanjut, petugas medis juga telah melakukan penanganan terhadap bekas luka dari tombak milik tersangka yang berkarat. Diketahui bahwa tobak tersebut berdiameter 118 centimeter kondisinya berkarat.
"Jadi AKP Silaen itu untuk lukanya lebar sekitar 40 centimeter, dan ada juga luka di tangan, sudah bisa diajak bicara dan keadaannya terus membaik besok sudah bisa dipindah ke ruang perawatan,"katanya.
Sementara itu Direskrimum Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan, bahwa kanit resmob dilukai oleh tersangka menggunakan tombak ikan sepanjang 118 centimeter.
"Jadi AKP Johan Silaen sempat juga menahan dengan tangannya membuat luka di tangan anggota kita,"katanya.
Kemudian,setelah dilakukan operasi selama lebih kurang 1,5 jam, AKP Silaen kondisinya saat ini baik."Alhamdulillah udah selesai operasi serta langsung dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara polda Jambi, untuk perawatan,"jelasnya.
Lebih lanjut, kata Kaswandi tersangka tersebut itu memang sudah ada tombak di rumahnya digunakan mencari ikan.
"Saat tim mau tangkap tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas serta melukai kanit resmob, dengan tombak ikan,"tegasnya.
Lebih Rincinya kata Kaswandi, tersangka mau kabur melalui jendela sebelah kiri sudah diberikan peringatan oleh petugas akan tetapi tersangka tidak menyerah langsung menantang anggota serta berusaha kabur lewat pintu belakang.
"Jadi Tim sudah melakukan peringatan dan memberikan tembakan peringatan tapi tetap melakukan perlawanan secara agresif kepada petugas,"tutupnya. (IMC02)
Ketua DPRD Kota Jambi Usulkan Pramuka Jadi Jalur Prestasi Masuk Sekolah ke Mendikdasmen
Demokrat Jambi Matangkan Pelaksanaan Musda, Mashuri: Siapa Saja Bisa Maju Asal Sesuai Aturan
Komitmen Anti-Narkoba dan HP Ilegal, Jajaran Lapas Jambi Tandatangani Ikrar Zero Halinar
Gubernur Al Haris Dukung Liga 4 di Stadion Swarna Bhumi, Persebri Wakili Jambi ke Tingkat Nasional
Angka Kemiskinan Muaro Jambi Melonjak, Tekanan Pangan dan Daya Beli Disorot
Pelaku Begal yang Tombak Kanit Resmob Polda Jambi Tewas Ditembak