IMCNews.ID, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo menginginkan rapat terbatas yang membahas mengenai pangan dan energi dilakukan setiap pekan, karena pentingnya kedua hal tersebut bagi stabilitas ekonomi nasional.
"Saya sudah minta kemarin kepada Setkab agar setiap minggu, seperti kita melakukan rapat terbatas mengenai PPKM ini, sama, urusan pangan, urusan energi juga harus dilakukan mingguan," ujar Presiden dalam pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (9/5), yang disaksikan secara virtual.
Presiden menekankan pengelolaan pangan dan energi sangat penting bagi stabilitas ekonomi, utamanya stabilitas harga dan barang-barang pokok rakyat.
Presiden mengingatkan jajaran agar berhati-hati terhadap gejolak ekonomi global, karena sampai saat ini perang di Ukraina masih belum berakhir dan menunjukkan tanda-tanda berkepanjangan.
Ketidakpastian global pun menjadi semakin tidak pasti akibat perang tersebut dan juga karena kebijakan moneter Amerika yang lebih agresif dalam meredam inflasi.
"Ini akan menyebabkan resesi di banyak negara. Oleh sebab itu pengelolaan ekonomi makronya harus betul-betul diikuti secara detail, dan mikro-nya juga semua kementerian terkait dengan ini, betul-betul juga mengikuti terus dan yang utamanya yang berkaitan dengan pangan dan energi," jelasnya. (IMC02/ant)
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN
KPK Setor Rp475 Juta ke Kas Negara Dari Tiga Terpidana Korupsi