IMCNews.ID, Semarang - Polres Semarang, Jawa Tengah, menyelidiki penemuan jasad pria tanpa identitas di aliran Sungai Tuntang yang memakai tas berisi batu yang diduga sebagai korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono di Semarang, menduga tas berisi batu bertujuan untuk menenggelamkan tubuh korban.
"Diduga kuat bertujuan untuk tenggelamkan korban. Akan tetapi, ternyata tidak tenggelam," katanya Pada Selasa (1/ 3).
Saat ini, lanjut dia, penyelidikan masih fokus pada penyebab kematian dan identitas korban.
Dari hasil pemeriksaan awal dari sidik jari korban, lanjut dia, diperoleh data tentang kemiripan korban dengan seseorang berinisial R yang merupakan warga Madiun, Jawa Timur.
"Saat ini sedang dicek apakah benar ada hubungannya atau tidak," katanya.
Sebelumnya diberitakan, jasad pria tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Tuntang di Desa Asinan, Kabupaten Semarang, Senin (28/2).
Didapati pula sebuah tas yang di dalamnya berisi dua batu dengan berat sekitar 5 kg.
Berdasarkan pemeriksaan awal terdapat luka pada bagian kening korban.
Adapun ciri-ciri jasad pria tanpa identitas tersebut, antara lain berusia sekitar 35 tahun serta terdapat tato bertuliskan "Hopes & Robert" di bagian dada. (IMC02/ant)
Diperkirakan Dihadiri Ribuan Massa, Pengurus PAN se Provinsi Jambi Dilantik Lusa Oleh Zulhas
Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Aktivitas Ilegal Pemicu Banjir di Sarolangun
Pekerjakan Pembantu Sekarang Tak Bisa Sembarangan, Harus Lapor RT
Gubernur Minta Sudirman Benahi Layanan Bank Jambi dan Kejar Target Kemandirian
Edi Purwanto Dorong Perbaikan Jalan Padang Lamo dan Rantau Rasau Lewat APBN
BPK Ungkap 251 IUP Tambang Beroperasi Tanpa RKAB, Jambi Diduga Masuk Daftar Bermasalah