Sudah 71,53 Persen Lansia Divaksin, Dinkes: Kita Akan Capai 100 Persen

Minggu, 13 Februari 2022 - 19:08:32 WIB

IMCNews.ID, Purbalingga - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menginformasikan bahwa cakupan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok lansia di wilayah setempat telah mencapai 71,53 persen dari target sasaran.

"Cakupan vaksinasi COVID-19 untuk lansia sudah mencapai 71,53 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dr. Jusi Febrianto ketika dihubungi dari Purwokerto, pada Minggu (13/2).

Dia menjelaskan, sebanyak 70.734 orang lansia di wilayah ini sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sejak pelaksanaan vaksinasi massal dimulai.

"Jumlah 70.734 itu berarti sudah mencapai 71,53 persen dari 98.887 sasaran vaksinasi lansia di wilayah ini," katanya.

Kendati sudah melebihi 70 persen namun pihaknya masih terus berupaya guna meningkatkan lagi cakupan vaksinasi bagi kelompok lansia.

"Kami berharap bisa mencapai hingga 100 persen, terutama di tengah munculnya varian baru COVID-19 yakni Omicron, maka vaksinasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan perlindungan bagi kelompok lansia," katanya.

"Vaksinasi untuk lansia ini sangat penting untuk memberikan perlindungan terhadap COVID-19 khususnya varian baru Omicron, karena kelompok yang paling rentan terhadap potensi penularan COVID-19 merupakan lansia," katanya.

Dia juga menambahkan, dari 70.734 lansia yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, 56.485 di antaranya telah mendapatkan dosis kedua.

"Bahkan sebanyak 10.599 lansia sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau dosis penguat, peningkatan cakupan dosis penguat ini terus kami upayakan," katanya.

Dia juga mengatakan untuk mengakselerasi vaksinasi bagi kelompok lansia pihaknya terus memperkuat sinergi dan koordinasi bersama seluruh instansi terkait termasuk TNI dan Polri.

"Hingga kini kami juga masih terus memperkuat sinergi dengan sejumlah pihak terkait khususnya dengan TNI, Polri dan berbagai pihak lainnya," katanya.

Pihaknya kembali mengingatkan warga yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri untuk program vaksinasi COVID-19 ke puskesmas terdekat.

"Warga juga bisa menghubungi kader kesehatan yang ada di desanya seperti bidan desa. Selain itu juga bisa menghubungi babinsa dan babinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing," katanya. (IMC02/ant)



BERITA BERIKUTNYA