Kepala Desa Lubuk Talang, Kabupaten Mukomuko, Siswandi, Rabu, mengatakan, satu ekor sapi milik warga diserang di kandang yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah pemiliknya.
"Harimau masuk permukiman penduduk pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB dan harimau menyerang sapi milik Panut, warga UPT Lubuk Talang," ujarnya.
Ia mengatakan, sapi yang diserang harimau itu tidak sampai mati, tetapi mengalami luka cukup parah seperti luka gigitan di bagian leher, luka baret seperti bekas cakaran di badan, serta luka di bagian kaki.
"Kalau sampai sekarang kondisi hewan ternak tersebut tidak sampai mati. Tapi luka yang dialami sapi tersebut cukup parah, bahkan kondisi ternak sangat lemah, tidak mau lagi makan," ujarnya.
Ia menyatakan, meskipun ada kejadian harimau masuk permukiman penduduk dan menyerang sapi milik warga, namun warga masih tetap melakukan aktivitas pekerjaannya seperti biasa.
Selanjutnya, ia mengimbau, warga di wilayah ini untuk tetap waspada terhadap harimau karena kemungkinan satwa dilindungi tersebut masih berkeliaran tidak jauh dari wilayah ini.
"Kita khawatir binatang buas tersebut masih berada tidak jauh dari permukiman, untuk itu kami mengimbau warga di wilayah ini untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas pekerjaannya," ujarnya.
Ia menyatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan diharapkan pihak balai menangani harimau yang masuk pemukiman penduduk di wilayah ini.
HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas Momentum Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat
Dana Hibah Untuk Partai Politik di Jambi Capai Miliaran, Nih Rinciannya
Alung Kurir 58 Kg Sabu yang Sempat Kabur Dari Polda Dilimpahkan ke JPU Kejari Jambi
Bukan Krisis 1998, Tantangan Ekonomi Indonesia 2026 Lebih Kompleks
Wagub Sani Harap Lulusan Stiteknas Ubah Potensi Daerah Jadi Nilai Tambah
Masa Jabatan Komisioner KI Jambi Diperpanjang Sampai Terpilih Komisioner Baru