IMCNews.ID, Jambi - Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Tagana dan masyarakat melakukan pencarian seorang bocah bernama Meisya (6) yang tenggelam saat ini mandi dengan kakeknya di Sungai Batang Tembesi.
"Untuk pencarian hari ini kita lakukan penyisiran sejauh 15 km dari lokasi kejadian hilangnya atau tenggelamnya bocah tersebut dan tim gabungan masih menelusuri aliran Sungai Batanghari," kata Humas Basarnas Jambi, M Lutfi, Selasa (21/12/2021).
Pada Senin (20/12) sore, tim mencium bau yang menyengat di sekitar 2 km dari lokasi tenggelam, namun belum juga ditemukan jasad korban. Tim juga sudah membuat ombak-ombak dan diaduk menggunakan kayu, tetapi tidak ada tanda-tandanya.
"Tadi pagi kita kembali ke lokasi tersebut, baunya sudah hilang dan semoga ini menjadi pertanda korban bisa secepatny ditemukan," kata Lutfi.
Korban Meisya (6), warga Desa Kertopati tenggelam di sungai Batang Tembesi, Kecamatan Mendingan, Kabupaten Sarolangun.
Basarnas Jambi, menerima kabar tenggelamnya korban dari Hamzah, Kepala Desa Kertopati, Sabtu (18/12/2021) sekitar pukul 17.40 WIB. Waktu kejadian diperkirakan pukul 16.00 WIB.
Saat itu, orban ikut bersama kakeknya ke sungai kemudian berenang dan terbawa arus. Begitu mendapat kabar, tim penyelamat Kantor Basarnas Jambi bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR.
Basarnas Jambi mengerahkan peralatan seperti rescue D-MAX, perahu karet 40 PK, peralatan medis, selam, alat komunikasi dan GPS. (IMC01)
Diduga Jaringan “Cuci” Batu Bara Miliaran Beroperasi di Wilayah PKP2B PT SSKB
Kualitas Udara Memburuk, IJTI Jambi dan Adya Group Bagikan Masker Gratis
Festival Batanghari 2026 Kembali Masuk KEN, Angkat Sejarah Jalur Rempah Sungai Batanghari
Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Penerapan Standar Keamanan Pangan
Ada Apa di TUKS-TUKS Talang Duku? 70 Persen Batu Bara Jambi ke PLN Diduga Lewat Sini