IMCNews.ID, Labuan Bajo - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap Konferensi Polwan Sedunia atau International Association of Women Police (IAWP) dapat mendorong peran polisi wanita (polwan) di panggung kepolisian.
"Kita berharap IAWP ini menjadi mesin pendorong gender equality di dalam semua kehidupan masyarakat karena masih ada banyak negara yang mana peran wanita belum diakui secara maksimal," kata Tito saat memberikan keterangan kepada wartawan di Hotel Meruorah Labuan Bajo, NTT, Senin.
Dia mengatakan polisi memiliki peran yang penting dalam kehidupan bermasyarakat, yakni menjaga ketertiban, keamanan, penegakan hukum, dan peran lain bagi masyarakat.
Oleh karena itu polwan harus membuktikan diri sebagai pendorong peran wanita untuk persamaan gender, terutama di negara dengan keadilan gender yang belum kelihatan.
Perempuan bisa melaksanakan persamaan gender sehingga perempuan tidak hanya dianggap sebagai elemen pendukung, tapi juga menjadi titik pusat yang bisa memegang peranan penting dalam berbagai aspek.
Tito mengatakan jumlah polwan di Indonesia sendiri masih terbatas. Oleh karena itu dia berharap jumlah polwan di Indonesia bisa ditingkatkan.
Dia menyebut polwan bisa melakukan kerja dan program yang sama dengan polisi laki-laki, termasuk untuk tugas-tugas fisik dan tugas berbahaya. Dia juga melihat ada tugas yang dirasakan lebih baik dikerjakan oleh polwan daripada polisi laki-laki.
"Polisi wanita jangan hanya bergerak seputar titik panggung kepolisian, tapi ambil peranan penting di pusat panggung kepolisian," tutur Tito. (IMC02/Ant)
Ada Apa di TUKS-TUKS Talang Duku? 70 Persen Batu Bara Jambi ke PLN Diduga Lewat Sini
60, 3 Ribu Hektare Lahan Rusak Akibat PETI, Ivan Wirata: Alarm Darurat Bagi Jambi
Karhutla Kembali Terjadi di Kumpeh, Upaya Pemadaman Terus Dilakukan
Karhutla di Sungai Gelam Kian Meluas, 170 Hektare Lahan Terbakar
FGD Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi, FKPT Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Karhutla di Jambi, Perhutanan Sosial dan Tata Kelola Hidrologi Gambut Berbasis KHG Harus Dievaluasi
Hujan Lebat Berisiko Menimbulkan Banjir di Sejumlah Provinsi