IMCNews.ID, Jambi - Penyebaran kasus COVID-19 di Provinsi Jambi kian membaik. Berdasarkan data yang dirilis satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Kamis (4/11/2021), diketahui Kabupaten Kerinci menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang kini berada di zona hijau periode 25-31 Oktober 2021.
Peta zonasi sebaran ini dikirimkan via pesan whatsapp oleh jubir Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Johansyah.
"Data ini bersumber dari tim analis Satgas Covid-19," ujarnya.
Namun dengan kondisi ini masyarakat jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan dan tidak bosan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
"Provinsi Jambi minggu ini meningkat lebih baik dibandingkan minggu sebelumnya. Semua Kabupaten/Kota sama tetap skornya. Namun 4 kabupaten meningkat skoringnya dibanding minggu sebelumnya yaitu Kota Sungai Penuh, Kota Jambi, Kabupaten Tebo dan Tanjab Barat," sebutnya.
Sementara itu, hingga Kamis (4/11/2021), pasien yang masih menjalani perawatan tersisa 42 orang. Dilaporkan, tak ada sama sekali penambahan kasus baru maupun pasien yang dinyatakan sembuh dan juga penambahan angka kematian.
Hingga kini, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif berjumlah 29.744 orang. Sementara angka kesembuhan sudah mencapai 28.924 orang. Kemudian, angka kematian akibat COVID-19 berjumlah 778 orang. (IMC01)
Berikut peta risiko penyebaran COVID-19 di Provinsi Jambi periode 11-17 Oktober 2021:
Kerinci: 2,96 (zona hijau)
Bungo 2,92 (zona kuning)
Tebo 2,92 (zona kuning)
Merangin 3,00 (zona kuning)
Sarolangun 2,96 (zona kuning)
Batanghari 2,92 (zona kuning)
Muaro Jambi 2,92 (zona kuning)
Tanjab Barat 2,92 (zona kuning)
Tanjab Timur 2,92 (zona kuning)
Sungai Penuh 2,86 (zona kuning)
Kota Jambi 2,92 (zona kuning)
Provinsi Jambi: 2,92 (zona kuning)
Sumber: Satgas penanganan COVID-19 Provinsi Jambi
Berujung Damai, SAD Sepakat Tak Lagi Ambil Sawit di Lahan PT SAL dan Tinggalkan Kecepek
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Tak Ada Penambahan Kasus dan Kesembuhan, Tersisa 42 Pasien Masih Dirawat