IMCNews.ID, Jambi - Tingginya mobilitas warga yang datang dan beraktivitas di Kota Jambi menjadi penyebab terus melonjaknya kasus covid-19 di Kota Jambi. Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan hal ini saat rapat virtual bersama Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu Jambi, Walikota Jambi, serta jajaran Polres Kabupaten Kota se Provinsi Jambi, Jumat (20/8/2021) kemarin.
"PPKM Level 4 yaitu Kota Jambi, Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Merangin tetapi pantauan teman-teman dari Jakarta dan kita juga melihat bahwa, Kota Jambi itu persoalan mendasar masih tingginya mobilitas masyarakat," ujarnya.
Kota Jambi menjadi daerah tujuan masyarakat dari berbagai daerah. Hal itu menjadi pertimbangan untuk segera melakukan penyekatan dalam upaya menekan peningkatan kasus Covid-19.
BACA JUGA : Terus Bertambah, Sudah 605 Nyawa Melayang Akibat COVID-19
"Kalau ini tetap berlangsung maka kita akan sulit untuk membendung peningkatan angka Covid-19 ini dan kita berharap dengan upaya-upaya pak Wali Kota dan tim satgas Covid-19 mengambil langkah-langkah penyekatan ada pengurangan kasus secara signifikan di Kota Jambi," ujarnya.
Dia berharap, penyekatan yang dilaksankan nantinya memang benar-benar mampu menekan penyebaran virus covid yang kian massive.
"Intinya jika berhasil Insya Allah nanti kita sudah punya cara bagaimana menekan angka Covid-19 di wilayah kota dan kabupaten. Sedangkan untuk Kabupaten Batang Hari dan Merangin belum dilaksanakan. Saat ini fokus untuk Kota Jambi yang tinggi mobilitas warga dari luar daerah," ujarnya.
Pengetatan PPKM Level 4 Kota Jambi akan berlangsung mulai tanggal 23-29 Agustus 2021. Masyarakat diberikan bantuan sembako sebanyak 30 ribu paket dari Pemerintah Provinsi Jambi senilai rp4,5 miliar dan bantuan vaksin 300 vial untuk Kota Jambi. (IMC01)
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan