IMCNews.ID, New York - Harga minyak turun pada Selasa (17/8/2021) karena investor khawatir bahwa penyebaran cepat varian Delta dari COVID-19 akan memperlambat pemulihan permintaan.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September kehilangan 70 sen menjadi menetap di 66,59 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara, jenis Brent untuk pengiriman Oktober turun 48 sen menjadi ditutup pada 69,03 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
"Kekhawatiran tentang permintaan karena penyebaran global varian Delta terus menghalangi harga yang lebih tinggi," Carsten Fritsch, analis energi Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada Selasa, dikutip dari Xinhua.
Investor juga menunggu data resmi stok minyak mentah AS karena Administrasi Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak mingguannya pada Rabu ini.
Analis yang disurvei S&P Global Platts memperkirakan persediaan minyak mentah AS menunjukkan penurunan 3,1 juta barel untuk pekan yang berakhir 13 Agustus 2021. (IMC02/Ant)
Bantah Seleksi KI Provinsi Jambi Tak Transparanan, Ariansyah: Pendaftaran Belum Dibuka
Benahi Estetika Daerah, Dorong Penataan Kabel Internet Bawah Tanah
HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas Momentum Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat
Dana Hibah Untuk Partai Politik di Jambi Capai Miliaran, Nih Rinciannya
Alung Kurir 58 Kg Sabu yang Sempat Kabur Dari Polda Dilimpahkan ke JPU Kejari Jambi
Bukan Krisis 1998, Tantangan Ekonomi Indonesia 2026 Lebih Kompleks
Yayasan BUMN Terima Bantuan 150 Ventilator dari Warga New York