IMCNews.ID, Jambi - Wakil Walikota Jambi, dr Maulana menyoroti kinerja Direktur Utama RSUD Abdul Manap Kota Jambi terkait belum dioperasikannya ruang ICU khusus untuk penganan pasien Covid-19.
“Akhir bulan ini harus jalan ICU. Jangan mundur-mundur lagi, pasien butuh,” kata Maulana, saat berbincang secara virtual dengan Dirut RS H Abdul Manap, Senin (17/5/2021) lalu.
Kata Maulana, pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan 1 pasien covid diruang ICU sebesar Rp 320 juta.
BACA JUGA : Bertambah 83 Orang, Terbanyak Pasien Asal Kota Jambi dan Merangin
“Di kabupaten sudah banyak berfungsi semua ruang ICU covid-19 nya. Paling lama 30 Mei harus sudah jalan,” sebut Maulana.
Dia menegaskan, Dirut RS H Abdul Manap harus segera membuat SK petugas ICU. Karena insentif petugasnya juga cukup besar.
“Biaya penanganan 1 pasien di ICU Rp 320 juta. Buat SK timnya,” ujarnya.
Kata Maulana dirinya, hampir setiap hari mendapat pesan melalui media sosial terkait keluhan masyarakat yang tidak dapat pelayanan ICU covid-19 di RS Abdul Manap.
“Jangan lagi ada alasan kerusakan, kebocoran. ICU kita masih ketinggalan. Ini yang harus disiapkan cepat,” katanya.
Dalam pertemuan virtual tersebut Dirut RS H Abdul Manap beralasan, belum berfungsinya ICU covid-19 karena masih menunggu ventilator. (IMC01)
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Bertambah 83 Orang, Terbanyak Pasien Asal Kota Jambi dan Merangin