Jarak Pandang Minim, Sejumlah Penerbangan Menuju Bandara Jambi Tertunda

Minggu, 04 Oktober 2026 - 16:29:43 WIB

IMCNews.ID, Jambi — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Minggu (4/10/2026) kembali terganggu dampak kabut asap.

Sejumlah penerbangan tertunda. Salah satu penerbangan yang terdampak adalah pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU-376 rute Yogyakarta menuju Jambi.

Pesawat tersebut mengalami penundaan (delay) dari jadwal. Di mana seharusnya pesawat terbang pada 15.50 WIB dari Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo tujuan Jambi.

Penundaan ini akibat jarak pandang di area bandara yang tidak memenuhi standar minimum operasional pendaratan.

“Belum tau ditunda sampai kapan. Petugas bandara hanya memberitahu penundaan akibat kondisi cuaca dan jarak pandang yang minim,” sebut Surtan, salah satu penumpang pesawat Super Air Jet tujuan Jambi.

Sementara itu, General Manager (GM) Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun menjelaskan hambatan operasional tersebut tercatat mulai dirasakan secara krusial Minggu sore.

Menurut Ardon Marbun, faktor utama penyebab tertundanya pendaratan pesawat Super Air Jet IU-376 adalah tebalnya kabut asap yang mengakibatkan jarak pandang (visibility) menurun drastis.

“Pesawat Super Air Jet penerbangan IU-376 tujuan Yogyakarta-Jambi delay pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 15.50 WIB terhambat dengan alasan terdampak asap jarak pandang 1.400 meter," ungkap Ardon.

Dia membeberkan bahwa kondisi cuaca sebelum angka tersebut sempat memperlihatkan situasi yang lebih parah.

Ia menjelaskan bahwa jarak pandang di sekitar kawasan bandara sempat mengalami penurunan titik terendah (drop) hingga menyentuh angka 1.200 meter.

Lebih lanjut, Ardon menyampaikan kabut asap berdampak pada beberapa penerbangan.

"Selain Super Air Jet, maskapai lain juga terdampak, antara lain Garuda dan Citilink," jelas Ardon.

Dia memastikan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama sebelum memberikan izin kepada maskapai untuk mendarat maupun lepas landas.

Pihak Angkasa Pura II bersama dengan instansi terkait seperti AirNav dan BMKG terus memantau perkembangan situasi kabut asap ini secara berkala.

Manajemen bandara juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar tetap tenang, bersabar, serta rutin memantau pembaruan informasi resmi dari pihak maskapai masing-masing. (*)



BERITA BERIKUTNYA