IMCNews.ID, Jambi - Kasus pengeroyokan guru oleh sejumlah siswa SMK 3 Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menjadi perhatian serius, bahkan hingga tingkat nasional.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi segera meluruskan persoalan tersebut agar tak semakin liar.
"Kita minta, sebelum kasus ini berkembang terlalu jauh, silahkan Disdik melalui kepala sekolah atau Kabid SMK untuk mendudukkan bersama antara pihak murid dan guru," ungkapnya, Senin (19/1/2026).
Dalam kasus ini, terdapat dua sudut pandang berbeda baik dari pihak guru maupun siswa sehingga menjadi liar dan menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyatakat.
“Peran dinas pendidikan sangat dibutuhkan untuk meredam persoalan supaya tidak semakin meluas dan multi tafsir,” ujarnya.
Dia mengaku sangat menyayangkan peristiwa itu. Dia berharap persoalan tersebut dapat menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak.
Selain itu juga sebagai bahan evaluasi sistem pendidikan dan pembentukan karakter serta sumber daya manusia (SDM).
"Harapannya ini menjadi catatan dan pembelajaran bersama agar ke depan dunia pendidikan kita dapat dievaluasi, pembentukan karakter berjalan baik dan juga peningkatan SDM di Provinsi Jambi dapat berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya. (*)
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Cetak Sejarah, ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota di Hari Lahir Pancasila 2026
Ketum GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA, Siap Gerakkan Ekonomi Umat Jambi
Faried Apresiasi Kehadiran Menko hingga Wamen Dalam Paripurna Peringatan HUT Kota Jambi
Ketua DPRD Kota Pimpin Paripurna Istimewa Peringatan HUT Jambi
Ketua DPRD Provinsi Jambi Dukung Warga Tolak Zona Merah Pertamina