IMCNews.ID, Jambi - Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Jambi hingga akhir November 2025 baru mencapai 80 persen.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi mengatakan berbagai kegiatan fisik masih berlangsung.
Dia menilai capaian itu jadi hal yang masih normal. Padahal tinggal sebulan lagi menghadapi ujung tahun 2025.
"Dari total target pendapatan sebesar Rp4,4 triliun, realisasi telah mencapai Rp3,5 triliun atau sekitar 80,4 persen," sebut Agus.
Ia menjelaskan, realisasi belanja hingga akhir November berada di angka 67,9 persen atau sebesar Rp3 triliun dari total pagu Rp4,4 triliun.
Kondisi itu menimbulkan selisih penyerapan belanja modal yang porsinya cukup besar.
Belanja modal pada 2025 tercatat mencapai 60 persen dari pagu anggaran (Rp2,6 triliun).
Namun pencairan belum dapat dilakukan sepenuhnya, menunggu pencairan proyek fisik 100 persen yang biasanya dilakukan oleh pihak ketiga pada medio Desember.
Agus menilai, capaian serapan anggaran masih sesuai dengan rencana pemerintah, mengingat belanja modal untuk pembangunan masih dalam tahap pengerjaan lapangan terus berlangsung.
"Dinas PUPR menjadi perangkat daerah dengan belanja modal terbesar, kita terus dorong percepatan serapannya," ujarnya. (*)
Faried Tegaskan DPRD dan Pemkot Jambi Terus Perjuangkan Warga Terdampak Zona Merah
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Cetak Sejarah, ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota di Hari Lahir Pancasila 2026
Ketum GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA, Siap Gerakkan Ekonomi Umat Jambi
Faried Apresiasi Kehadiran Menko hingga Wamen Dalam Paripurna Peringatan HUT Kota Jambi