IMCNews.ID, Jambi - Pembangunan jalan tol trans sumatera (JTTS) ruas Betung-Tempino-Jambi seksi 1 sepanjang 62,4 km terus dikebut.
Saat ini, pembangunan yang dilakukan oleh PT Hutama Karya (Persero) telah mencapai 30,83 persen.
Ruas tol ini menghubungkan Kecamatan Betung di Kabupaten Banyuasin menuju Kecamatan Sungai Lilin di Kabupaten Musi Banyuasin, dan selanjutnya akan tersambung hingga Kota Jambi.
“Tol ini juga terintegrasi dengan jalur menuju Pelabuhan Bakauheni di Provinsi Lampung,” kata Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, Senin (17/11/2025).
Jalan tol tersebut tersambung sepanjang 170,73 km yang terbagi menjadi tiga seksi utama, yakni Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya sepanjang 62,38 km.
Kemudian Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir sepanjang 54,32 km, dan Seksi 3 Bayung Lencir–Simpanh Ness sepanjang 52,59 km.
Mardiansyah mengatakan progres pembangunan konstruksi telah mencapai 30,83 persen. Sedangkan progres pembebasan lahan mencapai 43,35 persen.
Menurutnya Seksi 1 ruas tersebut juga telah tersedia Interchange Betung, sedangkan pekerjaan pengerasan untuk akses Betung telah rampung seluruhnya.
Selain jalan utama, ruas itu juga dilengkapi lima Interchange (IC), diantaranya yaitu IC Betung sepanjang 2,2 km, IC Tungkal Jaya sepanjang 3,31 km, IC Bayung Lencir sepanjang 2,98 km, IC Tempino sepanjang 1,87 km, dan IC Ness sepanjang 2,07 km.
Serta Empat pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang berlokasi di KM 24+600 Seksi 1 Jalur A & B, KM 73+550 Seksi 2 Jalur A dan B, KM 125+600 Seksi 3 Jalur A dan B, serta KM 158+000 Seksi 3.
“Paralel dengan pelaksanaan pekerjaan utama yang ditargetkan selesai pada Triwulan I Tahun 2027, juga dibangun Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang saat ini dalam tahap penyelesaian,” kata Mardiansyah.
Kehadiran jalan tol tersebut diharapkan memperkuat konektivitas dan mempercepat mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan.
Dengan panjang 170,73 km, menurut dia, waktu tempuh dari Kota Jambi menuju Betung yang semula sekitar enam jam dapat dipersingkat menjadi hanya dua jam, sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua provinsi.
“Infrastruktur yang terkoneksi dengan baik merupakan fondasi utama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” katanya. (*)
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
Prabowo Targetkan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.800 Hingga 17.500
PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
Tiga Awak KM TS Daya Niaso Tewas Keracunan Gas Saat Perbaikan di Pinggiran Sungai Batanghari