IMCNews.ID, Jambi - Seekor Harimau Sumatera (phantera tigris Sumaterae) terkena terperangkap jerat di dalam kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Bungo Pandan, Desa Suo-Suo, Kecamatan Masumai, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Akibat peristiwa itu, menurut Kepala BKSDA Wilayah Jambi, Agung Nugroho, salah satu kaki Harimau tersebut terancam diamputasi.
"Akibat peristiwa ini harimau jantan yang diperkirakan berusia 5-6 tahun itu terancam diamputasi akibat lukanya yang sudah terinfeksi karena sudah terjerat selama 3-4 hari dan ketika dibawa untuk dirawat sedang keadaan demam tinggi," katanya.
Kata dia, lilitan jerat sampai menembus tulang kaki sebelah kiri bagian depan. Akibatnya aliran darah terhenti menyebabkan jari-jari kaki satwa dilindungi tersebut putus.
“Penyelamatan harimau berlangsung dramatis, harus menggunakan alat berat untuk membuka celah semak-semak, tempat harimau tersangkut,” terangnya.
Setelah dibersihkan dengan alat berat, petugas lapangan baru bisa menembakkan bius ke tubuh harimau tersebut.
Agung menyebutkan, setelah dokter melakukan pemeriksaan awal, harimau langsung dibawa ke Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi.
“Saat ini, Dokter dan petugas medis BKSDA Jambi tengah berupaya melakukan penanganan medis, agar infeksi tidak parah dan memperburuk kualitas kesehatan harimau,” ujarnya.
Opsi amputasi sangat terbuka, namun dokter tengah melakukan upaya agar kemungkinan buruk itu tak terjadi.
Apabila harus dilakukan amputasi, tentu harimau akan kesulitan untuk bisa bertahan di alam liar. Apalagi Harimau ini berjenis kelamin jantan, yang secara alami sangat teritorial.
"Kita berusaha agar harimau tetap bisa survive dan keluar dari zona kritis. Meskipun kemungkinan untuk kembali normal akan sulit," katanya.
Untuk diketahui, populasi Harimau di alam liar jumlahnya terus mengalami penurunan akibat penyempitan habitat dan konflik dengan manusia.
Data BKSDA Jambi tahun 2024, populasi harimau tersisa 183 ekor. Dari jumlah itu tersebar di Taman Nasional Kerinci Seblat sekitar 150 ekor, Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) ada 25 ekor dan sisanya di tempat lain. (*)
Intervensi BI Tak Cukup, Kepercayaan Pasar Kunci Stabilitas Rupiah
Pastikan Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
PPDB Tingkat SMA dan SMK Telah Dibuka, Tersedia 52.495 Kuota, Ini Tahapannya
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemerintah Pada Kontigen Pesparawi Jambi
Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Dunia di Makkah Akibat Gagal Ginjal
Keluarga Diimbau Tak Jemput Jamaah di Asrama Haji, Ini Alasannya
Pemprov Jambi Harap Ada Investor yang Mau Kembangkan Pelabuhan Muarasabak