Gus Dur Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Senin, 16 Desember 2024 - 13:28:48 WIB

IMCNews.ID, Jakarta - Presiden ke 4 RI, Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Usulan itu disampaikan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam acara Silaturahim Kebangsaan di Jakarta, Jumat (13/12).

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyebut bahwa Gus Dur telah memperjuangkan kebhinnekaan, keragaman, persaudaraan, kemanusiaan, serta persatuan Indonesia.

Saat ini, kata dia, masyarakat Indonesia menikmati berbagai keadaan tersebut yang merupakan hasil jerih payah dan pengorbanan Gus Dur untuk bangsa Indonesia.

“Maka saatnya di tempat ini pula, saya dengan berani dan kami semua menginisiasi untuk mengusulkan Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Semoga tidak lama lagi terwujud bagi bangsa kita," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Gus Dur menjadi inspirasi dan memberi semangat untuk meneruskan dan membawa cita-citanya, yakni perdamaian dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesi.

Dia mengaku bersama PKB, ingin terus melanjutkan semangat Gus Dur memperjuangkan kebhinnekaan, keragaman, persaudaraan, kemanusiaan, dan persatuan Indonesia.

Bersama MPR, kata dia, PKB telah meneguhkan kembali bahwa Gus Dur tidak pernah melakukan kesalahan konstitusional dalam memimpin pemerintahan.

"Justru Gus Dur telah berhasil membawa bangsa kita benar-benar menjadi bangsa yang berdaulat sesuai dengan konstitusi kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PKB Rusdi Kirana mengungkapkan Fraksi PKB MPR telah berinisiatif untuk mengembalikan nama baik Gus Dur melalui pencabutan Ketetapan atau Tap MPR Nomor II/MPR/2001 tentang Pertanggungjawaban Presiden Abdurrahman Wahid.

Dengan mengembalikan nama baik Gus Dur, sambung dia, maka PKB akan terus memperjuangkan Gus Dur untuk bisa dikukuhkan sebagai pahlawan nasional.

"Walaupun sebenarnya dalam hati kami, termasuk saya, Gus Dur sudah merupakan pahlawan nasional,” kata Rusdi yang juga merupakan Wakil Ketua MPR itu. (*)



BERITA BERIKUTNYA