IMCNews.ID, Jambi- Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Provinsi Jambi sukses melaksanakan kegiatan kaderisasi lanjutan yakni Latihan Kader Lanjutan se Sumatra.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari mulai Jumat, 4 Oktober hingga Minggu, 6 Oktober 2024 di salah satu hotel di Kota Jambi.
Total ada sebanyak 42 kader Fatayat NU yang mengikuti pelatihan ini. Mereka ada yang berasal dari Dharmasraya, Sumatera Barat dan Palembang.
Kemudian peserta lokal dari Jambi berasal dari Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, Tanjung Jabung Barat, Sungaipenuh hingga Kerinci.
Ketua PW Fatayat NU Provinsi Jambi, Sri Rahayu, M. Pd dalam menyampaikan bahwa kaderisasi adalah ruh sebuah organisasi.
"Maka penting bagi kita untuk terus melakukan kegiatan kaderisasi sesuai jenjangnya mulai dari kegiatan pengkaderan dasar, Lanjutan hingga Nasional. Ini menjadi tugas dan kewajiban kita bersama sebagai pengurus Fatayat NU yang ada di Provinsi Jambi hingga Kabupaten, dan Kecamatan," ujarnya.
Dia juga menyampaikan kegiatan pengkaderan di Fatayat NU sebagai langkah penting untuk memperkuat organisasi, mengembangkan dan melahirkan kader yang berkualitas, dan mendukung peran perempuan di NU di masyarakat luas.
"Maka diharuskan bagi kader fatayat NU untuk wajib mengikuti kegiatan kaderisasi LKL berdasarkan aturan organisasi yang ada," imbuhnya.
Melalui kegiatan LKL ini diharapkan dapat melahirkan perempuan (Fatayat) NU yang memiliki sensitifitas dengan lingkungan, loyalitas dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap organisasi serta diharapkan mampu menumbuhkan kembangkan wawasan kebangsaan.
"Selain itu mampu menjawab tantangan serta memperkuat posisi perempuan selaras dengan thema. Kegiatan yaitu strategi memperkuat gerakan perempuan di Sumatera," ujarnya.
Kegiatan yang diisi dengan Fasilitator Nasional yaitu ketua bidang organisasi dan pengkaderan, Dewi dan Ketua lembaga percepatan pengkaderan, Alimul Muniroh.
Dewi saat membuka kegiatan menyampaikan dirinya merasa bangga Fatayat NU Jambi mengambil peran serta mengisi ruang-ruang sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, kader Fatayat NU Jambi berperan dan melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan terhadap masyarakat yang membutuhkan, dimanapun dan kapanpun.
Dia menambahkan bahwa organisasi tidak akan menjadi apapun dan tidak akan pernah menjadi besar apabila kekuatan kader tidak dibangun melalui pengkaderan.
"Terus lakukan pengkaderan, terus berbuat bagi masyarakat, hidup dalam nilai-nilai Ahlussunnah waljamaah dan jadikan fikrah Nahdliyah sebagai pedoman dalam kehidupan berorganisasi," tutupnya. (*)
Apresiasi Peran Polantas, Jurnalis di Jambi Berbagi Tali Asih
Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum dan Berikan Dukungan Pembangunan Pesantren
Ivan Wirata Soroti Pengelolaan Sampah di Kota Jambi, Dorong Evaluasi Skema Tarif
Peredaran Narkotika Ro1,85 Miliar Berhasil Digagalkan, 53.000 Ekstasi dan Cartridge Diamankan
Faried Soroti Kinerja DLH Kota Jambi, Sebut Sosialisasi Soal OPBM Tak Masif
56 Jabatan Eselon di Lingkungan Pemkot Jambi Lowong, Ini Rinciannya