IMCNews.ID, Jambi - Bakal calon walikota (Bacawako) Jambi, Budi Setiawan melakukan pertemuan dengan Samiun Siregar pada Senin siang (3/6/2024) kemarin.
Pertemuan itu dilakukan di kediaman Samiun. Kedatangan Budi langsung disambut oleh Samiun, didampingi dua putranya yakni Pardomuan Siregar dan Paris Siregar. Pertemuan itu berlangsung hangat.
“Alhamdulillah silaturahmi saja, sosok Budi Setiawan itu sangat santun dan ramah. Bapak (Samiun) sangat senang dengan sosok anak muda yang ramah dan penuh perjuangan seperti Bang Budi ini. Menurut bapak, potensial untuk memimpin Kota Jambi yang dikenal multi etnis dan budaya,” kata Paris.
Soal kemungkinan duet Budi dan Samiun, Paris mengatakan kemungkinan itu bisa saja terjadi. Jika memang visi dan misi untuk membangun Kota Jambi sejalan.
"Insyaallah, tunggu saja. Politik itu dinamis sekali, bang Budi terbuka kami juga tidak menutup diri. Sosok beliau itu sangat populer saat ini di semua kalangan. Dan aura positifnya sangat terasa saat mengobrol kemarin, tujuan beliau untuk Kota Jambi ini sangat baik," ujarnya.
Mantan Anggota DPRD Kota Jambi periode 2014-2019 dari PKPI itu menegaskan mereka akan mendukung Budi untuk maju di Pilwako Jambi.
Terlepas Budi akan menggaet keluarganya sebagai wakil atau tidak.
mantan Anggota DPRD Kota Jambi periode 2014-2019 dari PKPI ini.
Sebagaimana diketahui, anak dari Samiun Siregar, yakni Pardomuan saat ini menjadi sosok potensial yang dilirik sebagai salah satu kandidat di Pilwako Jambi.
Selain dikenal sebagai pengusaha, Domu juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Jambi periode 2014-2019 dari PKB. (*)
Ringankan Beban Korban Bencana, Gubernur Salurkan 10.189 Ton Beras Cadangan
Intervensi BI Tak Cukup, Kepercayaan Pasar Kunci Stabilitas Rupiah
Pastikan Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
PPDB Tingkat SMA dan SMK Telah Dibuka, Tersedia 52.495 Kuota, Ini Tahapannya
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemerintah Pada Kontigen Pesparawi Jambi
H Hasan Ayah dari Bupati Tanjabtim Berpulang, Doa dan Tahlil Menggema