IMCNews.ID, Jambi - Sejumlah petahana terancam gagal kembali duduk di senayan disalip oleh caleg pendatang baru.
Hasil realcount sementara KPU menunjukkan perolehan suara beberapa nama calon anggota DPR RI dapil Jambi yang merupakan petahana kalah dibanding caleg pendatang baru.
Setidaknya, ada lima nama caleg DPR RI petahana yang posisinya terancam. Mereka adalah Hasan Basri Agus (HBA) dan Saniatul Lativa dari Partai Golkar. Golkar diprediksi hanya meraih satu kursi, yaitu Ketua DPD Golkar Cek Endra sebagai peraih suara terbanyak dari Golkar.
Hal yang sama terjadi di Partai NasDem. Hasbi Anshory yang sebelumnya duduk di kursi DPR RI dari Nasdem diprediksi akan digeser oleh Ketua DPW NasDem Sy Fasha. Kemudian dari PDIP, Ihsan Yunus yang juga sebelumnya anggota DPR RI digeser Ketua DPD PDIP Edi Purwanto.
Sementara Ketua DPD Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) disalip Rocky Candra yang merupakan Sekretaris Jenderal Tunas Indonesia Raya (TIDAR), organisasi sayap partai Gerindra.
Mantan Komisioner KPU Provinsi Jambi, Nur Kholik yang juga pengamat sosial dan kebijakan publik memprediksikan 5 incumbent berpotensi bakal tersingkir digantikan oleh pendatang baru.
"Ini berdasarkan hitung-hitungan sementara versi Sirekap KPU, pertanggal 21 Februari 2024 pukul 11.00 WIB dengan data sementara yang masuk 63,92 persen," katanya.
Ia menyebutkan, predikisi perolehan kursi masing-masing partai politik adalah Cek Endra (Golkar), Edi Purwanto (PDIP), Rocky Candra (Gerindra), Elpisina (PKB), Zulfikar Achmad (Demokrat), Syarif Fasha (NasDem), A Bakri (PAN), HBA (Golkar).
"Di PDIP, Ihsan Yunus disalip Edi Purwanto yang Ketua DPRD Provinsi Jambi. Di Partai Gerindra, SAH disalip Rocky Candra anggota DPRD Provins atau mantan wakil ketua DPRD Provinsi Jambi," sebutnya.
"Di Partai NasDem ada Sy Fasha yang menyalip Hasbi Anshory, dan Partai Golkar ada Cek Endra yang bertengger di puncak klasemen setelah mengungguli perolehan suara HBA dan Saniatul Lativa," sebutnya.
Partai Golkar kata dia, masih berpotensi memperoleh dua kursi. Kursi kedua partai Golkar ditempel ketat PKS untuk merebut posisi kursi ke delapan atau kursi terakhir.
"Sementara incumbent yang lain H. A Bakri (PAN) dan Zulfikar Ahmad (Demokrat) semakin kokoh di posisinya masing-masing menuju senayan," pungkasnya.
Untuk diketahui, saat ini 28,43 persen suara yang belum masuk menjadi penentu siapa yang akan menempati posisi keempat. Belum lagi, ada 12 TPS yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi telah mengumumkan bahwa akan dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 24 Februari 2024 mendatang.
Dari total 12 TPS yang akan menjalani PSU, 4 TPS berlokasi di Kota Jambi, 5 TPS di Kabupaten Batanghari, dan 3 TPS di Kabupaten Tebo.
Suparmin, Komisioner KPU Provinsi Jambi, menjelaskan bahwa PSU ini diperlukan karena adanya pelanggaran dalam proses pemungutan suara, termasuk kejadian di mana beberapa pemilih mencoblos dua kali, seperti yang terjadi di TPS di Kabupaten Batanghari.
"Ada pemilih yang mencoblos 2 kali di TPS yang berbeda, sehingga seusai peraturan KPU harus dilakukan pemilihan ulang, dan sudah ada rekomendasi dari PTPS melalui Panwascam yang ditembuskan ke PPK dan sudah diterima oleh KPU Kabupaten/Kota," kata Suparmin, Selasa (20/2/2024).
Divisi hukum dan pengawasan KPU Provinsi Jambi, Suparmin juga mengatakan tidak seluruh TPS yang PSU menggunakan 5 Suara ada juga yang 3 suara dan 1 suara.
Sementara itu, untuk perebutan kursi DPD RI, nama Abu Bakar Jamalia (ABJ) berhasil menggeser perolehan suara sementara calon DPD RI Sum Indra. Sum Indra adalah petahana yang di periode sebelumnya duduk sebagai anggota DPD RI.
Hasil Real Count dari KPU menunjukkan ketiga calon teratas, Elviana, Ivanda, dan M. Syukur, yang diprediksi akan lolos ke Senayan.
Elviana memimpin dengan 172.910 suara, diikuti oleh Ivanda dengan 158.619 suara, dan Syukur dengan 134.225 suara.
Sementara itu, posisi empat menjadi sorotan karena persaingan ketat antara Abu Bakar Jamalia, Sum Indra, dan Ria Mayang Sari.
Dengan keunggulan tipis sebanyak 693 suara, Abu Bakar Jamalia berhasil menggeser Sum Indra yang mendapat 84.922 suara.
Abu Bakar Jamalia saat dikonfirmasi mengakui data dari Sirekap tidak jauh berbeda dangan data C1 yang ia kantongi.
"Tidak jauh berbeda dengan data kita," kata dia ditemui usai mendatangi kantor KPU Provinsi Jambi, Rabu (21/2/2024) kemarin.
Menurut dia, 12 TPS yang melaksanakan PSU akan mempengaruhi perolehan suara dirinya dan Sum Indra.
"Kita sudah menyiapkan semua saksi di TPS yang akan PSU ini. Mudah-mudahan penyelenggara Pemilu amanah dalam menjalankan tugasnya," harapnya.
Ia juga mengatakan, dari data internal, posisi dirinya berada di atas perolehan suara Sum Indra. "Data masuk sekitar 70an persen," ujarnya. (*)
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Batik Air Terbang Perdana Jakarta-Bungo, Gubernur: Pemicu Pemerataan Pembangunan
Apresiasi Peran Polantas, Jurnalis di Jambi Berbagi Tali Asih
Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum dan Berikan Dukungan Pembangunan Pesantren
Perolehan Suara Abu Bakar Jamalia Salip Sum Indra untuk DPD RI Dapil Jambi