IMCNews.ID, Jakarta - PT Freeport Indonesia (PT FI) mengklaim telah berhasil memproduksi 1,6 miliar pon tembaga dan emas 1,9 juta ons sampai November 2023 ini.
Hal itu diungkap oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas saat perayaan Natal bertema "Kita Satu Dalam Damai", di Kuala Kencana, Papua Tengah, Sabtu (2/13/2023) lalu.
Tony menjelaskan, capaian itu merupakan hasil kerja sama karyawan di Tembagapura dan Kuala Kencana.
"Tapi kita tidak boleh berpuas diri dan berjumawa akan hal itu. Kita harus memproduksi lebih lagi untuk negara ini, untuk orang-orang Papua," kata Tony.
Tony juga meminta karyawan untuk mendoakan agar proses memperpanjang kontrak izin usaha pertambangan khusus (IUPK) dapat berjalan lancar sehingga setelah 2041, perseroan dapat terus berproduksi.
"Jadi, mari kita berdoa bersama karena ini bermanfaat bagi banyak orang, pendapatan negara akan bertambah, pendapatan Papua akan bertambah setelah 2041 dan program baik kita, juga bisa dilanjutkan," katanya.
Tony juga menyampaikan bahwa perusahaan tambang ini adalah wujud nyata Bhineka Tunggal Ika, karena karyawannya terdiri atas seluruh suku bangsa di Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke.
"Ini adalah kelebihan kita bahwa perbedaan di antara kita adalah kelebihan kita. Kelebihan kita membuat kita satu," ujarnya.
Tony juga menekankan, karyawan di Tembagapura dan Kuala Kencana memiliki peran penting bagi perusahaan. Oleh karena itu, keduanya tidak dapat bekerja sendiri-sendiri atau mengutamakan kepentingan salah satu pihak saja. (*)
Ribuan Nopol Kendaraan Diblokir Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Lahan Konsesi Terbakar, Dua Perusahaan Dibidik Polda Jambi Terkait Karhutla
Gubernur Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 Dalam Rangka HUT TNI Ke-81
Febrie Adriansyah Diserahkan ke JPU Kejari Jaksel, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Atlet Petanque Jambi Topan Satria Dipanggil Ikuti Seleksi World Cup 2026
Gubernur Minta Veteran Tak Berhenti Mengabdi, Wariskan Semangat Juang ke Generasi Muda
Empat Poin Penting Dalam PP Manajemen ASN, Bagaimana Nasib Honorer?