IMCNews.ID, Jambi - Tiga tokoh politik Jambi bakal beradu strategi dalam perebutan suara di Provinsi Jambi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Ketiga politisi ini sudah ditunjuk tim pemenangan nasional Capres-Cawapres untuk memperebutkan 2 juta lebih suara pemilih di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Mereka adalah, Mantan Walikota Jambi Sy Fasha sebagai ketua pemenangan Anies-Muhaimin, Gubernur Jambi Al Haris sebagai ketua pemenangan Prabowo-Gibran, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto sebagai ketua pemenangan Ganjar-Mahfud MD.
Siapa yang terkuat dari tiga tokoh ini? Nanti akan terlihat dari hasil Pilpres 20024 di Jambi. Yang jelas, Fasha, Haris dan Edi memiliki kekuatan dan kelebihan masing masing.
Pengamat Politik Dori Efendi mengatakan, ada beberapa indikator untuk melihat kekuatan ketiga ketua tim pemenangan ini. "Mereka harus memiliki jabatan politik, massa politik, dan bisa menggerak mesin politik maupun birokrasi," kata Dori.
Menurut Dori, ketiganya memiliki jabatan politik di partainya masing. Fasha sebagai Ketua NasDem Provinsi Jambi, Al Haris Ketua MPW DPW PAN Provinsi Jambi dan Edi Purwanto Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi. "Ketiganya sama-sama memiliki massa politik yang akan digerakkan dalam meraup suara Capresnya masing-masing," katanya.
Selain itu, ketiganya juga sama sama populer dan sudah sangat dikenal. Meski Al Haris bukan ketua partai, namun sebagai Gubernur kemungkinan besar bisa menggerak birokrasi. "Kemungkinan bisa menggerakkan partai dan birokrasi," sebutnya.
Kemudian Fasha, selain sebagai Ketua NasDem yang memiliki massa, mantan wali kota Jambi dua periode ini juga diyakini masih memiliki kekuatan menggerakkan birokrasi yang loyal padanya semasa menjabat Wali Kota. Apalagi, namanya masih cukup harum di kalangan birokrasi.
Begitu juga dengan Edi Purwanto. Selain sebagai ketua partai (PDIP) yang memiliki basis massa akar rumput kuat, Edi juga menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi juga diyakini memiliki koneksi kuat di kalangan birokrasi yang kemungkinan bisa digerakkan.
Dari beberapa indikator ini, siapa yang paling kuat tentunya menunggu hasil surveinya. Kemudian, ketiganya juga harus didukung tim yang solid. Baik tim koalisi lintas partai, maupun tim di luar koalisi, seperti relawan dan tim tim lainnya.
Disinggung soal peta kekuatan ketiga capres di Jambi, Dori memprediksi akan dimenangi Pasangan Prabowo-Gibran. "Yang jelas prabowo menang di Jambi," ujarnya.
Menurut dia, pemilih Prabowo-Sandi hampir merata di 11 kabupaten kota di Jambi. Sementara Ganjar-Mahfud menang di masyarakat transmigrasi. "Kalau Anies yang bisa menang di basis Hasbi Anshory, dan di kota beberapa titik," ujarnya.
Sementara itu, Edi Purwanto, yang sebelumnya berhasil memimpin tim pemenangan Jokowi-JK di Jambi pada 2014, penuh keyakinan bahwa mereka dapat mengulangi kesuksesan tersebut. Ia menetapkan target bahwa pasangan Ganjar-Mahfud harus memenangkan sekitar 53-55 persen suara di Provinsi Jambi dalam Pemilu 2024.
"Saat Pilpres 2014, Pak Jokowi memenangkan sekitar 50,75 persen suara, unggul 1,5 persen dari Prabowo. Kami yakin, bersama-sama dengan Ganjar-Mahfud, kami dapat mencapai angka 53-55 persen," kata Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi ini.
Edi Purwanto menjelaskan, kegagalan Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019 di Jambi sebagian besar disebabkan karena ia tidak memimpin tim pemenangan. Namun, dia sangat optimis bahwa kehadiran dan kepemimpinan kembali sebagai ketua tim pemenangan akan membantu meraih kemenangan.
Selain itu, Edi menyadari bahwa upaya ini tidak bisa dilakukan sendirian. Dia menegaskan bahwa partai-partai dalam koalisi telah berkomitmen untuk bekerja sama dan saling mendukung guna memastikan kemenangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Jambi.
Edi Purwanto juga menggarisbawahi bahwa masyarakat sangat positif menyambut pasangan Ganjar-Mahfud setelah Mahfud MD diumumkan sebagai calon wakil presiden.
Dia yakin bahwa dengan pasangan ini, mereka akan sukses dalam kontestasi politik, khususnya di Provinsi Jambi.
Rencananya, tim koalisi akan melanjutkan pertemuan strategis pada pekan depan, di mana mereka akan berkolaborasi dengan kepala daerah dan mantan kepala daerah dari PDIP dan PPP untuk menyusun strategi yang kuat menjelang Pemilu 2024.
Sementara Fasha dan Al Haris belum bisa dimintai tanggapan. Keduanya baru ditunjuk dan ditetapkan sebagai ketua tim pemenangan capres-cawapres masing masing di Jambi hari ini, Rabu (15/11/2023). Beberapa kali upaya konfirmasi kepada keduanya belum mendapat respon.
Elpisina, Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi mengatakan, hingga saat ini Partai koalisi di Jambi baru menyepakati Ketua, Sekretaris dan Bendahara untuk pemenangan pasangan AMIN di Jambi. "Baru KSB, struktur lengkap masih menunggu struktur pengurusan lengkap dari pusat," jelasnya.
Caleg DPR RI PKB Dapil Jambi itu menyampaikan, pada pertemuan kali kedua ini sudah dihadiri oleh semua Partai pengusung serta Partai pendukung yang terdiri dari Nasdem, PKB, PKS, Partai Ummat dan Partai Masyumi.
Selain menyepakati KSB, kata dia juga telah dibentuk koordinator di daerah pada 11 Kabupaten/Kota yang akan memimpin pemenangan pasangan AMIN di Pilpres 2024.
Di bagian lain, Ketua Bappilu DPD Gerindra Provinsi Jambi Noviardi Verzi mengatakan penunjukan Al Haris diputusan dalam rapat beberapa partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Jambi. Dengan terpilihnya Al Haris, KIM meyakini Prabowo-Gibran dapat memenangkan suara di tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
“Ya memang dalam rapat kemarin-kemarin dan tadi, Pak Al Haris ditunjuk jadi ketua tim pemenang karena lebih condong ke beliau ya,” kata Caleg DPRD Provinsi Jambi dapil Bungo-Tebo ini.
Menurut dia, tim koalisi pemenangan itu sudah di tunjuk berdasarkan kesepakatan oleh seluruh partai koalisi daerah di Jambi. Mereka menargetkan kemenangan yang terbilang cukup tinggi. “Dengan sudah terbentuknya Koalisi Indonesia Maju (KIM) maka pasangan Prabowo-Gibran kita tergetkan menang di atas 70 persen,” sebutnya.
Noviardi mengatakan sosok Gubernur Jambi itu sudah terbukti merupakan politisi andal dan berpengalaman. Al Haris dianggap mumpuni dan memahami strategi dalam pertarungan politik.
Selain Al Haris, ada pula nama Sutan Adil Hendra yang ditunjuk menjadi Ketua Harian. Lalu ada nama, mantan Bupati Sarolangun dua periode 2010-2022 yang juga Ketua DPW Golkar Jambi yakni Cek Endra di tunjuk sebagai sekretaris.
Susunan tim pemenangan di Jambi juga di perkuat dengan adanya A Bakri Ketua DPW PAN Provinsi Jambi serta dr Maulana mantan Wakil Walikota Jambi dan Ketua DPD PAN Kota Jambi. (*)
Pollingkita.com Per 23 Oktober 2024: Jelang Hari H, Romi-Sudirman Unggul 12,6 % dari Haris-Sani
Hak Angket Kecurangan Pemilu Dinilai Salah Alamat, Akan Layu Sebelum Berkembang
Dunia Sambut Kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, 15 Pimpinan Negara Ucapkan Selamat
Analisis Strategis: Respons Negara-negara Terhadap Kemenangan Prabowo-Gibran
Sarankan Anies-Ganjar Legowo, Margarito Kamis: Hak Angket Tak Mengubah Hasil Pemilu
Ganjar dan Anies Ragukan Hasil Quick Count, Ini Tanggapan Pengamat
Bawaslu Tebo Tertibkan Puluhan Billboard Caleg Ukuran Besar yang Melanggar