IMCNews.ID, Jambi - Puncak musim kemarau di Provinsi Jambi diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Stasiun Jambi terjadi pada Juli dan Agustus 2023.
Dampaknya, jumlah titik panas (Hotspot) mengalami peningkatan. Titik panas itu meningkat sejak April lalu.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Stasiun Jambi, Jamar mengatakan, sampai tanggal 27 Juni 2023 terdapat 177 titik panas di Provinsi Jambi.
Angka ini meningkat signifikan jika dibandingkan bulan Mei 2023 yang hanya 88 titik panas di Provinsi Jambi.
"Titik panas di tahun ini sudah mengalami peningkatan sejak bulan April, di mana terdapat 99 titik panas di bulan tersebut," katanya.
Dia menguraikan, di Januari hanya ada 46 titik panas, Februari 24 titik panas dan Maret 58 titik panas.
"Peningkatan titik panas karena Juni sudah merupakan awal musim kemarau. Di minggu pertama dan kedua Juni, peningkatan suhu udara sudah sangat tinggi sehingga memunculkan banyak titik panas di Provinsi Jambi," katanya.
Jumlah titik panas ini diprediksi akan terus meningkat, mengingat Juli-Agustus merupakan puncak musim kemarau di Provinsi Jambi. (*)
Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingkig dengan Kemenhub
Jalin Sinergi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Sambangi KI
Gubernur Al Haris Serahkan Keputusan Tapal Batas Batang Hari-Muaro Jambi ke Kemendagri
Daftar 29 Nama Peserta Lelang Jabatan Eselon II di Lima OPD di Pemprov Jambi
Lapas Jambi Musnahkan Puluhan Ponsel Hasil Razia Blok Hunian Warga Binaan