IMCNews.ID, Jambi - Nyawa dua balita tak terselamatkan setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 17 meter bersama sang ibu di rumahnya di Jalan Depati Parbo RT 17, Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (3/5/2023) siang.
Belum diketahui pasti awal mula peristiwa yang menimpa Kesrina Wardani bersama dua anaknya yang masih balita tersebut.
Beruntungnya, korban Kesrina Wardani berhasil diselamatkan.
Namun dua anaknya, masing-masing laki-laki inisial QA berusia 2,5 tahun dan perempuan inisial KQA usia 6 bulan meninggal dunia dalam peristiwa itu.
Informasi yang didapat, peristiwa itu terjadi antara pukul 11.30 – 12.30 Wib.
Petugas pemdam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi mendapat laporan sekitar pukul 12.40 Wib. Butuh waktu 3 jam untuk mengevakuasi ketiga korban dari dalam sumur.
Selain sumur yang dalam, sempitnya diameter sumur di dalam rumah juga menjadi kendala proses evakuasi.
"Tiba di lokasi dilakukan pemasangan Tripot diatas Lobang Sumur. Perhitungan kedalaman sumur 17 meter. Kedalaman air sumur 8 meter dengan kondisi air yang tinggi," ujarnya.
Mustari mengatakan, awalnya dilakukan upaya penyedotan dengan menggunakan mesin pompa. Namun terbatas menghisap air pada kedalaman 15 meter. Maka kemudian dilakukan penyelaman.
“Alhamdulillah pukul 15.55 WIB dapat dievakuasi dan sudah diserahterimakan kepada keluarga,” ujarnya.
Mustari menjelaskan, awalnya petugas berhasil mengevakuasi balita yang perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan balita laki-laki berusia kurang lebih 2,5 tahun membutuhkan waktu evakuasi selama kurang lebih 3 jam.
"Ya karena sumur terlalu dalam. Kita sudah mencoba dengan alat pompa air namun tidak bisa dan ada satu anggota kita juga sebanyak tiga kali melakukan penyelaman," sebutnya.
Kemudian, salah satu anggotanya lagi mampu untuk memasuki kedalaman sumur tersebut dengan menggunakan peralatan.
"Alhamdulillah sekitar pukul 15.55 WIB berhasil dievakuasi untuk balita laki-laki berusia 2,5 tahun. Kondisinya sudah meninggal dunia," katanya.
Mustari menjelaskan, sumur tersebut berada di dalam rumah berdekatan dengan dapur yang hanya ditutup menggunakan papan.
"Sumur itu rata dengan lantai. Hanya ditutup dengan papan sehingga bisa saja tergelincir dan masuk ke dalam sumur," katanya.
Beruntungnya, petugas berhasil mengevakuasi sang ibu dalam kondisi selamat.
“Sudah dievakuasi semua, ibunya selamat dan dua orang anaknya meninggal,” ujar Camat Telanaipura, Hartono.
Sementara, untuk kronologi kejadian, Hartono mengaku belum mengetahui secara pasti. Menurut dia, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan kepolisian.
“Kita masih menunggu dari pihak kepolisian terkait kronologinya seperti apa,” katanya.
Ketua RT 17 Pematang Sulur, Erwis mengatakan, sekitar waktu zuhur nenek ke dua balita itu datang ke rumah tersebut. Ketika masuk, rumah dalam kondisi kosong.
"Setelah dicari ternyata sudah berada di dalam sumur semua," katanya.
Melihat kondisi ibu dan dua balita itu berada di dalam sumur, nenek itu pun langsung memanggil warga sekitar minta pertolongan.
"Jadi datanglah warga diangkat satu-satu. Yang bisa terangkat itu ibunya dan balita yang dipangku, sudah kaku. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS), ibunya sudah sadar serta balita yang kedua baru ditemukan," jelasnya. (*)
Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingkig dengan Kemenhub
Jalin Sinergi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Sambangi KI
Gubernur Al Haris Serahkan Keputusan Tapal Batas Batang Hari-Muaro Jambi ke Kemendagri
Daftar 29 Nama Peserta Lelang Jabatan Eselon II di Lima OPD di Pemprov Jambi
Lapas Jambi Musnahkan Puluhan Ponsel Hasil Razia Blok Hunian Warga Binaan
Soroti Kinerja Dishub Kota Jambi, Fasha Persoalkan Patroli yang Mulai Kendor dan Parkir Liar