IMCNews.ID, Jambi - Pemerintah Kota Jambi akan kembali membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2023 ini.
Kuota PPPK pada tahun 2023 akan semakin banyak, bahkan hampir mencapai 1.000 kuota.
Menurut Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Selasa (2/5/2023). kuota itu jauh lebih banyak dibanding pada tahun 2022 lalu.
Dimana jumlah kuota PPPK hanya sebanyak 193 yang diperuntukkan bagi tenaga guru dan tenaga kesehatan.
Sebab Pemkot Jambi menambah usulan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2023.
"Saya mengingatkan kepada peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tidak lulus pada seleksi tahun 2022 untuk kembali mengikuti tes pada tahun ini mengingat kuota PPPK bertambah banyak. Yang tidak lulus tahun 2022, ulangi tes lagi tahun 2023 ini jangan sampai tidak," katanya.
Fasha juga mengingatkan kepada calon peserta PPPK Pemkot Jambi agar tidak percaya dengan percaloan.
Ia mengingatkan peserta untuk memperbanyak doa dan belajar agar dapat menjawab tes dengan maksimal.
"Usaha dan doa, jangan lupa minta doa dengan orangtua," katanya.
Sementara itu, terkait dengan rencana penghapusan tenaga honorer, Syarif Fasha menegaskan hingga saat ini pihaknya masih belum akan melakukan hal tersebut.
Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Jambi tidak akan melakukan penghapusan tenaga honorer sampai seluruh regulasi siap dan matang.
Wali Kota Jambi dua periode ini juga telah mengingatkan kepala sekolah di daerah setempat untuk tidak lagi mengangkat tenaga honorer.
Hal ini berkaitan dengan tambahan jasa kinerja yang diberikan Pemkot Jambi menjelang lebaran 2023 kepada tenaga honorer di Kota Jambi. (*)
Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingkig dengan Kemenhub
Jalin Sinergi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Sambangi KI
Gubernur Al Haris Serahkan Keputusan Tapal Batas Batang Hari-Muaro Jambi ke Kemendagri
Daftar 29 Nama Peserta Lelang Jabatan Eselon II di Lima OPD di Pemprov Jambi
Lapas Jambi Musnahkan Puluhan Ponsel Hasil Razia Blok Hunian Warga Binaan