IMCNews.ID, Tebo - Kurang ratanya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tebo membuat pelayanan kurang signifikan.
Seperti ada temuan ada sekolah yang hanya memiliki 2 ASN. Bukan hanya sekolah, untuk layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) juga demikian.
Di salah satu kecamatan hanya ada beberapa ASN saja. Dan untuk medis ini didominasi dengan Tenaga Sukarela (TKS).
Pj Bupati Tebo, H.Aspan mengatakan Tebo masih kekurangan ASN.
Dia juga tidak membantah terjadi penumpukan ASN di ibukota kabupaten dan Kecamatan Rimbo Bujang. Dicontohkan untuk penempatan di puskesmas ada hitungan formasi, seperti dokter, tenaga administrasi dan lainnya.
"Contoh Puskesmas ini tipe D ada hitungan formasi ASN, berapa yang ditempatkan dan BKN akan memberikan kajian,” katanya.
Dalam penempatan ini, KASN melalui BKN sudah melakukan kajian soal penempatan dan pemerataan ASN. Dalam waktu dekat akan ada pemerataan ASN.
"April ini akan dilakukan pemerataan,” ungkapnya. (*)
Wagub Sani Harap Lulusan Stiteknas Ubah Potensi Daerah Jadi Nilai Tambah
Masa Jabatan Komisioner KI Jambi Diperpanjang Sampai Terpilih Komisioner Baru
Ketua DPRD dan Wali Kota Jambi Ajukan Permohonan Cabut Blokir Zona Merah Pertamina
Komisi III DPRD Kota Jambi Bahas Polemik Sampah, Penutupan TPS dan Iuran Pengangkutan Disorot
DPRD Kota Jambi Respon Keluhan Masyarakat Doal Pengelolaan Sampah
RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Terus Perjuangkan Nasib P3K