Aktivitas Gunung Kerinci Masih Mengkhawatirkan

Kamis, 27 Oktober 2022 - 14:07:24 WIB

IMCNews.ID, Kerinci - Gunung Kerinci sejak 18 Oktober lalu masih terus menyemburkan abu vulkanik. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) mengeluarkan surat edaran (SE) menutup sementara jalur pendakian.

Dalam SE nomor SE.976/TI/Bimtek/KSA/10/2022, tentang penutupan kembali untuk Tujuan wisata pendakian kawasan wisata alam Gunung Kerinci itu disebutkan, dari pantauan secara visual di pos R 10 Kersik Tuo terjadi peningkatan aktivitas Vulkanik Gunung Kerinci, pada tanggal 18 dan 19 Oktober 2022.

Hal ini didukung oleh data dari pengamatan Gunung Api Kerinci, pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), bahwa terjadi erupsi Gunung Kerinci dengan ketinggian sampai 500 meter pada tanggal 18 Oktober dan ketinggian 700 meter pada 19 Oktober. Oleh karena itu, jalur pendakian ditutup. Baik masuk melalui jalur Pos R 10 Kersik Tuo kabupaten Kerinci, maupun melalui Camping Groud Bangun Rajo, kabupaten Solok Selatan, sampai waktu yang tidak ditentukan.

Kasi Wilayah I BBTNKS, Nurhamidi menjelaskan, alasan ditutupnya jalur pendakian menuju Gunung Kerinci karena meningkatnya aktivitas Gunung Kerinci beberapa waktu terakhir ini. 

"Hari ini masih mengeluarkan asap dengan kondisi hitam atau kecoklatan. Nanti saya konfirmasi kesana,"katanya.

Terpisah, Petugas penjaga Pintu Masuk R 10, Dudung mengatakan Gunung Kerinci pada siang hari terpantau secara visual tertutup mendung. Dia juga membenarkan beberapa hari terakhir aktivitas Gunung Kerinci meningkat. 

Menurut dia, pada Kamis (27/10/2022) tim Pengamatan Gunung Api (PGA) dari Bandung akan turun. 

"Kemungkinan besok pagi tim dari PGA akan melakukan cek alat bantu sesmograf yang ada di daerah jalur pendakian. Alat itu untuk memonitoring setiap pergerakan dari Gunung Kerinci," jelasnya.

Sedangkan jalur pendakian sampai saat ini masih ditutup jalur pendakian Gunung Kerinci untuk umum. 

"Kecuali bagi Tim PGaA dan Polhut. Karena secara tupoksi masuk wilayah tugas,"pungkasnya.

Seperti diketahui, Gunung Kerinci mulai erupsi mengeluarkan asap tebal, pada Rabu (19/10) dini hari. Setelah peristiwa itu, pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menutup sementara jalur pendakian.

Tim Pemantau Gunung Api Kerinci, S Mamory, mengatakan keluarnya asap tebal di Gunung Kerinci sudah terjadi sejak Rabu pukul 06.20 WIB kemudian hingga sore hari asap masih terlihat hitam tebal. (*/IMC01)



BERITA BERIKUTNYA