IMCNews.ID, Kerinci - Gunung Kerinci dalam sepekan terakhir terus mengeluarkan asap dan abu vulkanik gelap dalam sepekan terakhir hingga Selasa (26/10/2022).
Camat Kayu Aro Edi Ruslan mengatakan, meski masih menyemburkan abu vulkanik, namun intensitasnya sudah mulai berkurang.
"Kita imbau masyarakat saat ke luar rumah agar memakai masker," katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, Darifus mengatakan, petugas terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan petugas pengamatan Gunung Kerinci di Kayu Aro. "Petugas terus berkoordinasi dengan petugas pengamatan disana, untuk mengetahui perkembangan aktivitas Gunung Kerinci," tandasnya.
Seperti diketahui, Gunung Kerinci mulai erupsi mengeluarkan asap tebal, pada Rabu (19/10) dini hari. Setelah peristiwa itu, pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menutup sementara jalur pendakian.
Tim Pemantau Gunung Api Kerinci, S Mamory, mengatakan keluarnya asap tebal di Gunung Kerinci sudah terjadi sejak Rabu pukul 06.20 WIB kemudian hingga sore hari asap masih terlihat hitam tebal.
Sub Koordinator Pos Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Kerinci Ahmad Basuki, merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung api Kerinci dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung api Kerinci dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.
Dia menjelaskan dari pantauan pihaknya, arah embusan abu ke arah Barat Laut, sehingga sebaiknya jalur penerbangan di sekitar gunung api Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.
Kemudian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Kerinci di Jambi kembali mengalami erupsi pada Kamis, 20 Oktober 2022 pukul 07.03 WIB.
"Terjadi erupsi Gunung Kerinci pada hari Kamis, 20 Oktober 2022, pukul 07:03 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 750 m di atas puncak (± 4555 m di atas permukaan laut)," tulis keterangan resmi PVMBG.
Berdasarkan analisis PVMBG, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 2 mm dan durasi 600 detik. Sebagai informasi, saat ini, tingkat aktivitas Gunung Kerinci berada pada level II atau Waspada. (*)
Berulang Kali Ingkar Janji, Oknum Kadus Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Emas
Gubernur Al Haris Lepas Tim DBL Jambi, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional
Sekda Provinsi Sudirman Ditetapkan Sebagai Komisaris Utama Bank Jambi Dalam RUPS-LB
Polda Jambi Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Anggota Dalam Kasus Rudapaksa
Jalan yang Dibangun Satgas TMMD Diharapkan Bisa Dimanfaatkan Permanen